شؤن الطلبة الجامعة – Akses terhadap beasiswa masih menjadi tantangan sekaligus peluang strategis bagi mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi. Di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan dan kompetisi global, mahasiswa tidak hanya dituntut mengetahui informasi beasiswa, tetapi juga membutuhkan pendampingan yang tepat agar mampu bersaing dan memanfaatkan peluang yang tersedia secara optimal.
Menjawab kebutuhan tersebut, Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi menyelenggarakan kegiatan Accounting Scholarship Sharing Event (ASSET) pada Jumat, 3 April 2026 secara daring melalui platform Zoom. Kegiatan ini diikuti oleh 96 peserta yang terdiri dari mahasiswa penerima beasiswa maupun mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri untuk memperoleh beasiswa, sehingga forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus strategi yang relevan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan narasumber Moch. Nizar Asyrofi yang membagikan wawasan terkait peluang beasiswa serta strategi dalam mengaksesnya. Ia menegaskan, “Banyak peluang beasiswa di UIN Malang, baik dari internal maupun eksternal.” Pernyataan ini menegaskan bahwa akses terhadap beasiswa sebenarnya terbuka luas, namun memerlukan kesiapan, informasi yang tepat, serta strategi yang terarah dari mahasiswa. Melalui sesi diskusi, peserta juga diberikan ruang untuk bertanya dan berbagi pengalaman, sehingga proses pembelajaran berlangsung secara interaktif.
Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menekankan bahwa kegiatan pendampingan seperti ASSET merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pembinaan mahasiswa yang lebih komprehensif. Ia menyampaikan bahwa pendampingan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai upaya membangun kesiapan mental, strategi, serta kepercayaan diri mahasiswa dalam mengakses berbagai peluang beasiswa yang tersedia.
Melalui kegiatan ini, terlihat bahwa penguatan akses beasiswa tidak dapat dilepaskan dari sistem pendampingan yang berkelanjutan. Ke depan, inisiatif seperti ASSET diharapkan mampu menjadi model pembinaan yang tidak hanya meningkatkan jumlah penerima beasiswa, tetapi juga memperkuat kualitas mahasiswa sebagai individu yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.





