Kemahasiswaan Universitas — Enam anggota MAPALA TURSINA melakukan pengambilan data di kawasan Suku Kajang Dalam, Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Tursina Explore #13 yang memadukan eksplorasi wilayah dengan penelitian lapangan untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat.
Pengambilan data dilakukan sebagai bagian dari proses penelitian yang dijalankan oleh tim Tursina Explore #13. Peserta berinteraksi langsung dengan lingkungan dan masyarakat untuk menghimpun informasi mengenai kehidupan sosial, budaya, serta kondisi masyarakat Suku Kajang Dalam.
Dalam prosesnya, tim menerapkan pendekatan penelitian kualitatif yang sebelumnya telah dipelajari. Pengumpulan informasi dilakukan secara langsung di lapangan dengan tetap memperhatikan etika penelitian, termasuk menghormati adat istiadat, aturan, serta nilai-nilai yang berlaku di lingkungan masyarakat Suku Kajang Dalam.
Bagi tim, kegiatan lapangan tersebut tidak hanya menjadi proses untuk memperoleh data penelitian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memahami kehidupan masyarakat dari dekat. Interaksi dengan lingkungan sosial dan budaya setempat memberikan pengalaman kontekstual yang tidak sepenuhnya dapat diperoleh melalui pembelajaran di dalam ruang kelas.
Selama kegiatan berlangsung, keenam peserta melakukan koordinasi dalam proses pengumpulan informasi agar data yang diperoleh dapat terdokumentasi secara sistematis. Berbagai temuan lapangan selanjutnya akan menjadi bahan pendukung dalam penyusunan hasil penelitian dan dokumentasi Tursina Explore #13.
Melalui kegiatan ini, MAPALA TURSINA berupaya menghadirkan kegiatan eksplorasi yang tidak berhenti pada pengalaman menjelajah, tetapi juga menghasilkan pengetahuan melalui proses penelitian lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta sekaligus menghadirkan gambaran yang lebih mendalam mengenai kehidupan dan kearifan lokal masyarakat Suku Kajang Dalam.
Tursina Explore #13 sekaligus menjadi ruang bagi anggota MAPALA TURSINA untuk mengembangkan kemampuan observasi, pengumpulan data, komunikasi lapangan, serta kepekaan terhadap keberagaman sosial dan budaya yang ditemui selama proses eksplorasi.





