MIU Login

Sekolah Legislatif SEMA FST UIN Malang Perkuat Persiapan Regenerasi Pemimpin Ormawa

Kemahasiswaan Universitas — Regenerasi kepemimpinan organisasi mahasiswa membutuhkan lebih dari sekadar pergantian pengurus. Calon pemimpin perlu memahami tata kelola kelembagaan, karakteristik fakultas, serta persoalan yang muncul dalam perjalanan organisasi. Hal tersebut menjadi fokus Sekolah Legislatif yang diselenggarakan Senat Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (SEMA FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Minggu (11/10/2026) di Auditorium Utara Fakultas Sains dan Teknologi.

Kegiatan yang diikuti 21 peserta ini dirancang untuk membekali calon pemimpin ormawa dengan pemahaman mengenai antropologi fakultas dan tata kelola organisasi mahasiswa. Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan estafet kepengurusan yang lebih terarah dan matang di lingkungan FST.

M. Syauqiy Ridlo Syamkhobaruhin hadir sebagai narasumber untuk membahas dinamika organisasi dalam lingkup fakultas. Melalui pemaparan materi dan diskusi, peserta diajak mengkaji persoalan yang benar-benar muncul dalam perjalanan ormawa, kemudian menghubungkannya dengan prinsip pengelolaan organisasi yang disampaikan selama seminar.

Diskusi menjadi bagian penting karena tata kelola organisasi tidak hanya berkaitan dengan pemahaman struktur dan mekanisme kelembagaan, tetapi juga kemampuan membaca persoalan serta menentukan langkah yang tepat. Pemahaman tersebut diperlukan agar calon pengurus mampu menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara lebih terarah.

Dalam pemaparannya, M. Syauqiy Ridlo Syamkhobaruhin menyampaikan, “Kebenaran yang tidak terorganisir akan dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir.”

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya pengorganisasian dalam memperjuangkan gagasan dan tujuan bersama. Bagi organisasi mahasiswa, semangat dan aspirasi perlu ditopang oleh koordinasi, pembagian tanggung jawab, serta tata kelola yang jelas agar dapat diwujudkan melalui kerja organisasi.

Melalui Sekolah Legislatif, SEMA FST menempatkan kesiapan calon pemimpin sebagai bagian penting dari keberlanjutan ormawa. Pemahaman terhadap karakteristik fakultas, tata kelola kelembagaan, dan dinamika organisasi diharapkan menjadi bekal bagi peserta dalam melanjutkan estafet kepengurusan secara lebih matang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait