Kemahasiswaan Universitas — Sebanyak 184 mahasiswa baru Perbankan Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memasuki lingkungan jurusan melalui Ospek Jurusan (Osjur) IB Family 2026. Selama dua hari, Senin–Selasa (7–8/9), mereka tidak hanya mengenal kehidupan akademik, tetapi juga mendapat gambaran tentang industri perbankan dan ruang pengembangan diri.
Osjur berlangsung di Gedung C UIN Malang dengan melibatkan 264 orang. Jumlah tersebut terdiri atas mahasiswa baru dan 80 panitia yang mengawal seluruh rangkaian kegiatan.

Pengenalan dimulai dari hal yang dekat dengan perjalanan mahasiswa selama kuliah. Peserta memperoleh materi tentang sejarah Perbankan Syariah dan sistem akademik yang akan mereka jalani di UIN Malang.
Gambaran tentang masa depan profesi kemudian diperluas melalui sesi bersama praktisi Bank Syariah Indonesia (BSI). Peserta mendapat wawasan mengenai industri perbankan syariah sekaligus prospek karier yang dapat mereka pertimbangkan sejak awal masa perkuliahan.
Lingkungan jurusan juga diperkenalkan melalui pengenalan komunitas organisasi dan HMPS Perbankan Syariah. Bagian ini memperlihatkan bahwa kehidupan mahasiswa tidak berhenti pada ruang kuliah, tetapi juga membuka kesempatan untuk belajar melalui organisasi dan komunitas.
Pengalaman mahasiswa baru kemudian bergerak ke sisi pengembangan personal. Melalui Handsome and Beauty Class bersama VIVA Cosmetics, 184 peserta mendapat kesempatan mempraktikkan perawatan diri dengan fasilitas make-up dan skincare yang disediakan.
Suasana Osjur tidak berhenti pada pembekalan. Panggung kegiatan turut diisi Dance Modern Kreasi dan penampilan guest star yang merupakan pemenang lomba PKPBI 2026. Parade empat Duta Internal dan Eksternal Perbankan Syariah kemudian menjadi salah satu bagian yang menutup rangkaian dengan suasana meriah.
Ketua HMPS Perbankan Syariah, Aisyah Rabbaniyyah, melihat Osjur sebagai momentum untuk mengenalkan mahasiswa baru pada arah perjalanan mereka sebagai mahasiswa Perbankan Syariah.
“Ospek Jurusan ini merupakan momentum krusial bagi mahasiswa baru untuk memahami arah akademik dan industri Perbankan Syariah.”
Menurut Aisyah, proses tersebut perlu berjalan bersama pembentukan kepercayaan diri dan karakter. Ia juga menilai keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh panitia yang menjalankan tanggung jawab masing-masing.
Bagi Aisyah, proses evaluasi selama kegiatan juga menjadi pengalaman penting. Ia mengapresiasi setiap divisi yang memilih melakukan introspeksi daripada menjadikan evaluasi sebagai ruang untuk saling menyalahkan.
Pesan tentang keberanian mengambil peluang menjadi penutup refleksi Aisyah bagi mahasiswa baru. Ia mengingatkan agar kesempatan yang hadir selama masa kuliah tidak dilewatkan, termasuk ketika pilihan yang tersedia terasa terbatas.
Sementara itu, Aswina Zulfiantina menyampaikan apresiasi atas antusiasme 184 mahasiswa baru selama dua hari pelaksanaan. Ia juga mengapresiasi kerja panitia, sponsor, dan pengisi acara yang mendukung pelaksanaan IB Family 2026.
“Mari kita tumbuh dan berprestasi bersama!”
Osjur IB Family 2026 akhirnya tidak hanya mempertemukan mahasiswa baru dengan lingkungan jurusan. Dari materi akademik dan industri hingga organisasi, pengembangan diri, dan panggung kreativitas, mahasiswa baru diperkenalkan pada beragam ruang yang akan mereka temui selama menempuh pendidikan di Perbankan Syariah.
Di titik inilah IB Family 2026 memulai perjalanannya: bukan sekadar mengenalkan kampus, tetapi mengenalkan kemungkinan.





