MIU Login

Studi Banding Tiga Kampus, UKM Taekwondo UIN Malang Bertukar Pengalaman Organisasi dan Pola Latihan

Kemahasiswaan Universitas — UKM Taekwondo UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti Studi Banding dan Latihan Bersama bersama Taekwondo Indonesia Universitas Brawijaya (TI UB) dan Taekwondo Universitas Jember (UNEJ) di Universitas Brawijaya, Minggu (13/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 12.30 hingga 22.00 WIB tersebut diikuti 95 peserta dari ketiga perguruan tinggi.

Kegiatan berlangsung di Gedung 5 Lantai 8 Auditorium Fakultas Peternakan UB dan GOR Pertamina. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi pengurus untuk bertukar pengalaman mengenai sistem organisasi, pembagian kerja, program kepengurusan, hingga pengelolaan atlet.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Pelatih Utama TI UB Sabeumnim Thomas, Ketua Umum TI UB, Wakil Ketua UNEJ, Pembina UKM Taekwondo UIN Malang, serta Ketua Umum Taekwondo UIN Malang. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai struktur divisi, program kerja, dan sistem pembagian tugas dalam kepengurusan TI UB.

Pembahasan turut diarahkan pada bagaimana organisasi membagi tanggung jawab secara proporsional agar pelaksanaan program tidak bertumpu pada individu atau bidang tertentu. Peserta juga memperoleh pemaparan mengenai visi, misi, tujuan, serta rencana jangka panjang TI UB, termasuk perkembangan dan prestasi atlet.

Pelatih Utama TI UB sekaligus Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia Kota Malang, Sabeumnim Thomas, S.T., menekankan pentingnya pengalaman berorganisasi sebagai bagian dari pembentukan kemampuan mahasiswa di luar ruang akademik.

“Ketika kita lulus, kita tidak hanya mengandalkan akademik, tetapi juga skill yang kita punya. Yang kita butuhkan adalah kemampuan berkomunikasi, kepedulian, dedikasi, dan disiplin. Harapan saya, melalui studi banding ini kita bisa lebih rileks untuk saling berbagi. Hal-hal yang sudah baik dapat dikembangkan, sementara yang masih kurang dapat menjadi bahan evaluasi. Semoga studi banding ini lebih bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Sesi berikutnya mempertemukan peserta berdasarkan divisi masing-masing. Pengurus dari UB, UIN Malang, dan UNEJ berdiskusi mengenai sejumlah persoalan yang dihadapi dalam pengelolaan organisasi, mulai dari pembayaran pelatih, pengaturan waktu atlet, pembagian tugas, hingga efisiensi kerja setiap divisi.

Pertukaran pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi masing-masing organisasi untuk melihat pola kerja dari sudut pandang yang berbeda. Berbagai gagasan dan solusi yang muncul dalam diskusi menjadi bahan pembelajaran untuk mengembangkan sistem kepengurusan yang lebih efektif.

Selain penguatan kapasitas organisasi, kegiatan dilanjutkan dengan latihan bersama di GOR Pertamina. Peserta mengikuti pemanasan bersama sebelum dibagi ke dalam lima kelompok, yaitu Kyurugi Prestasi, Kyurugi Pemula, Poomsae Prestasi, Poomsae Pemula, dan Freestyle. Melalui sesi ini, peserta dapat saling mengenal pola latihan dan memperoleh referensi baru dalam pengembangan kemampuan atlet.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian cendera mata, pesan dan kesan dari perwakilan masing-masing universitas, serta foto bersama. Bagi UKM Taekwondo UIN Malang, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperluas jejaring sekaligus membawa pulang pengalaman yang dapat menjadi bahan pengembangan organisasi dan pembinaan atlet.

发表回复

您的邮箱地址不会被公开。 必填项已用 * 标注

Berita Terkait