MIU Login

Menjaga Mutu dan Integritas Publikasi Ilmiah, Tim Redaksi Jurnal LoroNG Ikuti Upgrading Editorial

Kemahasiswaan Universitas – Suasana Kedai Sinau UKM LKP2M pada Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 09.00–12.00 WIB tampak berbeda dari biasanya. Sebanyak 12 peserta yang tergabung dalam Tim Redaksi Jurnal LoroNG Vol. 15 mengikuti kegiatan Upgrading sebagai bagian dari proses transisi kepengurusan. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas redaksi dalam mengelola jurnal ilmiah secara profesional dan berstandar nasional.

Upgrading dibuka oleh Pemimpin Redaksi Jurnal LoroNG, Nur Latifatul Qalbi yang menekankan pentingnya kesiapan tim dalam menjaga kualitas terbitan. Dalam konteks regenerasi organisasi, pemahaman tentang alur seleksi artikel, proses penyuntingan, sistem peer review, hingga tata kelola Open Journal System (OJS) menjadi kebutuhan mendesak agar kualitas jurnal tetap terjaga dan berkembang.

Narasumber kegiatan, Ahmad Royhan Firdaus yang juga merupakan Kepala Biro Penelitian UKM LKP2M periode 2025, menyampaikan materi secara komprehensif. Ia memaparkan manajemen jurnal ilmiah mulai dari alur penerimaan manuskrip, tata kerja editorial, hingga panduan editor dalam menerima atau menolak naskah. Selain itu, dibahas pula etika publikasi berbasis prinsip COPE (Committee on Publication Ethics), termasuk anti-plagiarisme, conflict of interest, double blind review, hingga kebijakan retraction and correction. “Upgrading Jurnal LoroNG sebagai bentuk transisi tim redaksi yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tim redaksi dalam mengelola jurnal LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya, Vol. 15, No. 1-2 mulai dari proses review dan seleksi naskah, monitoring dan inkubasi penelitian, editing dan layouting naskah, serta tahapan publikasi pada Open Journal System (OJS),” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa integritas, konsistensi, dan ketekunan menjadi kunci dalam menjaga mutu jurnal serta mendorong pengajuan akreditasi melalui Arjuna untuk meraih indeksasi SINTA.

Materi ketiga yang tak kalah penting adalah persiapan akreditasi jurnal ilmiah. Peserta dibekali pemahaman mengenai mekanisme penilaian di Arjuna, indikator substansi, kualitas tim redaksi, hingga tata kelola website jurnal. Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait praktik editorial dan tantangan teknis dalam pengelolaan jurnal ilmiah.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Romi Faslah menyampaikan apresiasi atas komitmen UKM LKP2M dalam membangun budaya literasi dan publikasi ilmiah. Ia menegaskan bahwa penguatan jurnal mahasiswa merupakan bagian dari ekosistem akademik kampus. “Jurnal mahasiswa bukan sekadar wadah publikasi, tetapi ruang pembelajaran akademik yang membentuk karakter ilmiah, integritas, dan daya saing. Ketika dikelola secara profesional dan terakreditasi, jurnal mahasiswa akan menjadi kontribusi nyata bagi reputasi universitas,” ungkapnya.

Berita Terkait