Kemahasiswaan Universitas – Keselamatan dalam kegiatan alam bebas bergantung pada kesiapan setiap anggota, sehingga latihan teknis perlu dilakukan secara berkala agar kemampuan penyelamatan tetap terasah. Atas dasar tersebut, MAPALA TURSINA UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar praktik Divisi Rock Climbing dan Caving di Universitas Muhammadiyah Malang, Selasa (30/6/2026).
Praktik ini diikuti lima anggota dengan materi Rescue Group Tension. Materi tersebut merupakan teknik penyelamatan menggunakan sistem tali yang mengutamakan kerja sama tim dalam proses evakuasi. Penguasaan teknik ini menjadi bekal penting bagi anggota sebelum terlibat dalam kegiatan lapangan yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Selama praktik, peserta mempelajari penyusunan sistem tali, pembagian peran dalam tim, hingga simulasi evakuasi sesuai prosedur keselamatan. Setiap tahapan dilakukan secara bertahap agar peserta memahami fungsi setiap peralatan sekaligus mampu berkoordinasi dengan anggota lain saat menghadapi situasi darurat.
Kegiatan didampingi oleh Kepala Divisi Caving dan Kepala Divisi Rock Climbing. Ketua Umum MAPALA TURSINA juga turut memantau jalannya latihan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan sesuai standar operasional.
Kepala Divisi Caving menegaskan bahwa keberhasilan penyelamatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. “Keberhasilan sebuah proses penyelamatan tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teknik, tetapi juga oleh komunikasi, koordinasi, dan kepercayaan antaranggota tim dalam setiap proses evakuasi,” ujarnya.
Latihan ini menjadi bagian dari proses pembinaan yang rutin dilakukan MAPALA TURSINA. Melalui kegiatan tersebut, organisasi berupaya membangun anggota yang memiliki kompetensi teknis, disiplin terhadap prosedur keselamatan, serta mampu bekerja secara efektif dalam setiap operasi penyelamatan di alam bebas.





