Kemahasiswaan Universitas — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perpustakaan dan Sains Informasi “Libration” Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW melalui kegiatan yang berlangsung di Auditorium Selatan Fakultas Sains dan Teknologi, Selasa (25/8/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut berlangsung pukul 19.00 hingga 20.30 WIB.
Mengusung semangat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempererat silaturahmi sekaligus merefleksikan kembali keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua HMPS Perpustakaan dan Sains Informasi sekaligus Ketua Pelaksana. Suasana kegiatan kemudian berlanjut dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW secara bersama-sama.

Memasuki sesi utama, kegiatan diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ust. M. Farihul Umam. Dalam tausiyahnya, ia mengajak peserta untuk tidak berhenti menjadikan Maulid Nabi sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadikannya sebagai momentum untuk memahami dan menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan.
Pesan tersebut menekankan pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam membangun perilaku, menjaga hubungan dengan sesama, serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan mahasiswa.
Ketua HMPS Perpustakaan dan Sains Informasi, Qurrotul A’yun, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarmahasiswa sekaligus menumbuhkan semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Mari jadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ujarnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan penutupan oleh pembawa acara. Seluruh rangkaian berlangsung dengan lancar dan diikuti peserta dengan antusias.
Melalui kegiatan tersebut, HMPS Perpustakaan dan Sains Informasi “Libration” tidak hanya menghadirkan ruang peringatan keagamaan, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk membawa nilai-nilai keteladanan Rasulullah ke dalam kehidupan akademik maupun sosial. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan mahasiswa yang tidak hanya aktif secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter dan akhlak.





