Kemahasiswaan Universitas — Menjadi mahasiswa Biologi tidak cukup hanya dengan memahami teori di ruang kuliah. Keterampilan mengolah data, menyusun dokumen akademik, mengenali bidang peminatan, hingga memahami tahapan Praktik Kerja Lapangan (PKL) turut menentukan kesiapan mahasiswa dalam menjalani proses akademik.
Kebutuhan tersebut menjadi perhatian Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Biologi “Semut Merah” Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Dialog Akademik dan Motivasi (DIKSI) 2026. Program kerja Divisi Edukasi tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting dalam beberapa sesi pada 16–17 Mei dan 17 Juli 2026.
DIKSI menyasar mahasiswa Program Studi Biologi angkatan 2023, 2024, dan 2025. Alih-alih hanya memberikan motivasi secara umum, rangkaian kegiatan dirancang untuk menjawab kebutuhan akademik yang dihadapi mahasiswa pada berbagai tahap perkuliahan.
Empat topik menjadi fokus pembahasan, yakni keterampilan Microsoft Word untuk penyusunan dokumen akademik, Microsoft Excel untuk pengolahan dan penyajian data, pengenalan bidang peminatan dalam Program Studi Biologi, serta pembekalan Praktik Kerja Lapangan.
Pada sesi peminatan, Maharani Retna Duhita, M.Sc., Ph.D. mengajak mahasiswa mengenali karakteristik bidang yang tersedia di Program Studi Biologi, termasuk keterkaitannya dengan mata kuliah, peluang penelitian, dan pengembangan kompetensi. Pembahasan ini menjadi penting bagi mahasiswa yang mulai menentukan arah akademik dan bidang yang ingin didalami.
Sementara itu, keterampilan teknis dibahas melalui sesi Microsoft Word bersama Nadhila Ari Agatha dan Microsoft Excel bersama Rendra Maulana Haritzah. Mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada penggunaan perangkat lunak, tetapi juga diarahkan memahami penerapannya dalam kebutuhan akademik, terutama dalam penyusunan dokumen dan pengolahan data.
Persiapan menuju dunia lapangan juga menjadi bagian dari DIKSI. Fitria Nungky Harjanti, M.Sc. memberikan pembekalan mengenai PKL, mulai dari persyaratan dan mekanisme pengajuan, pemilihan lokasi, pelaksanaan, hingga penyusunan laporan.
Rangkaian materi tersebut kemudian dibuka dalam sesi diskusi. Pertanyaan peserta tidak hanya berkaitan dengan teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga menyentuh pemilihan peminatan, persiapan penelitian, hingga strategi menghadapi PKL.
Pesan yang dibawa DIKSI juga menempatkan keterampilan akademik sebagai bagian dari investasi mahasiswa untuk tahap berikutnya. Salah satu narasumber menekankan bahwa capaian akademik perlu berjalan beriringan dengan kemampuan mengembangkan kompetensi dan pengalaman.
“Keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi perkuliahan, tetapi juga oleh kemampuan mengembangkan keterampilan akademik, memahami bidang keilmuan, serta mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai tahapan perkuliahan dan dunia profesional. Manfaatkan setiap kesempatan pembelajaran untuk mengembangkan kompetensi, pengalaman, dan potensi diri,” ungkapnya.
Melalui DIKSI 2026, HMPS Biologi “Semut Merah” berupaya menghadirkan ruang belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan mahasiswa. Dari keterampilan teknis hingga pilihan bidang keilmuan dan persiapan PKL, pembekalan tersebut diarahkan agar mahasiswa tidak hanya siap mengikuti perkuliahan, tetapi juga lebih siap menentukan langkah akademiknya.





