MIU Login

KSR PMI UIN Malang Hadirkan Donor Darah di Kampus, Respons Kebutuhan Nyata Masyarakat

Kemahasiswaan Universitas — Ketika kebutuhan darah terus meningkat sementara jumlah pendonor belum stabil, ruang-ruang pendidikan memiliki tanggung jawab sosial yang tidak bisa diabaikan. Kampus bukan hanya tempat transfer ilmu, melainkan titik lahir kepedulian kolektif yang diwujudkan melalui aksi nyata. Atas dasar itu, KSR PMI Unit UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan donor darah bersama UDD Kota Malang pada Selasa, 5 Mei 2026, di Ruang Sidang Gedung Sport Center Lantai 1.

Kegiatan tersebut mempertemukan semangat kemanusiaan dengan kehidupan akademik sehari-hari. Mahasiswa yang biasanya disibukkan dengan perkuliahan dan aktivitas organisasi diajak mengambil peran langsung dalam membantu pemenuhan stok darah bagi masyarakat. Pendekatan ini membuat aksi donor darah terasa lebih dekat, mudah dijangkau, dan relevan dengan ritme kehidupan kampus.

Sebanyak 63 calon pendonor mengikuti tahapan registrasi dan pemeriksaan kesehatan awal. Proses screening dilakukan secara menyeluruh oleh tim medis UDD Kota Malang melalui pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, hingga kondisi kesehatan umum peserta. Dari keseluruhan peserta, 40 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darah.

Fakta tersebut memperlihatkan bahwa donor darah bukan aktivitas yang dapat dilakukan secara sembarangan. Ada standar medis yang harus dipenuhi demi menjaga keamanan pendonor maupun penerima darah. Kesadaran terhadap prosedur kesehatan ini menjadi bagian penting dari edukasi kemanusiaan yang dibangun melalui kegiatan.

Pelaksanaan donor berlangsung tertib dengan pendampingan tenaga medis profesional. Setelah proses donor selesai, peserta diberikan waktu istirahat dan konsumsi ringan guna memulihkan kondisi tubuh. Suasana kegiatan terlihat antusias, terutama karena banyak mahasiswa merasa terbantu dengan hadirnya layanan donor darah langsung di lingkungan kampus.

Muhammad Irfan, salah satu peserta donor, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberi kemudahan bagi mahasiswa yang ingin mendonorkan darah di tengah padatnya aktivitas akademik. “Donor darah yang diadakan UKM KSR PMI ini sangat membantu dan memfasilitasi mahasiswa seperti saya yang ingin donor darah tapi terhalang oleh waktu. Dengan adanya kegiatan donor darah di kampus, memudahkan para mahasiswa maupun masyarakat kampus yang ingin mendonorkan darahnya di sela-sela kegiatan di kampus,” Ungkapnya.

Pernyataan itu mencerminkan perubahan pola pendekatan organisasi kemahasiswaan yang semakin responsif terhadap kebutuhan riil mahasiswa. Program sosial tidak lagi diposisikan sebagai agenda simbolik, tetapi diarahkan menjadi layanan yang benar-benar memberi manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.

Bagi KSR PMI Unit UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di bawah kepemimpinan Adhimah Lailiyah, donor darah menjadi medium untuk menanamkan nilai solidaritas secara praktis. Mahasiswa diajak memahami bahwa kontribusi sosial tidak selalu berbentuk gerakan besar. Satu kantong darah yang didonorkan dapat menjadi penyambung hidup bagi orang lain.

Melalui kegiatan ini, kampus kembali dipertegas sebagai ruang pembentukan karakter kemanusiaan. Kesadaran untuk peduli, berbagi, dan hadir bagi kebutuhan masyarakat menjadi bagian penting dari proses pendidikan yang melampaui ruang kelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait