Kemahasiswaan Universitas — Empat atlet terbaik UKM Taekwondo UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ambil bagian dalam Malang Taekwondo Championship Series I 2026 yang berlangsung di GOR Pertamina Universitas Brawijaya, 10–12 Juli 2026. Kejuaraan yang diikuti sekitar 800 atlet dari berbagai kontingen di bawah naungan Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (TI) Kota Malang itu menjadi salah satu ajang pemanasan menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Antar Pelajar.
Malang Taekwondo Championship Series I mengusung tema “Road to Kejurprov Antar Pelajar”. Selain menjadi arena kompetisi, kejuaraan ini dimanfaatkan sebagai sarana memetakan kemampuan atlet sekaligus memberikan pengalaman bertanding sebelum memasuki level yang lebih tinggi.
Rangkaian kejuaraan diawali dengan technical meeting dan timbang badan kategori semi prestasi pada Jumat (10/7/2026). Pertandingan kemudian berlangsung selama dua hari berikutnya dengan mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari festival hingga kelas prestasi kyorugi.
Pada ajang tersebut, UKM Taekwondo UIN Maliki Malang menurunkan empat atlet. Tiga atlet berlaga pada kategori festival (semi prestasi), sedangkan satu atlet tampil pada kelas prestasi kyorugi. Selama pertandingan, para atlet menunjukkan disiplin, daya juang, dan semangat sportivitas saat menghadapi lawan dari berbagai klub dan institusi di Malang Raya.
Ketua Umum Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (TI) Kota Malang, Thomas Tri Budi Dharma, S.T., menilai kejuaraan ini memiliki peran penting dalam proses pembinaan atlet muda sebelum memasuki kompetisi yang lebih tinggi.
“Kejuaraan Series I ini merupakan fondasi penting dalam menyiapkan mental dan jam terbang para atlet muda menuju Kejurprov. Kami bangga melihat semangat seluruh kontingen, termasuk keterlibatan aktif dari sektor universitas seperti UIN Maliki Malang. Melalui kompetisi yang jujur dan adil ini, kami optimistis akan lahir bibit-bibit juara baru yang siap membawa nama baik daerah ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ketua UKM Taekwondo UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Pandhu Syach Aryanto, mengatakan keikutsertaan dalam kejuaraan bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga proses pembinaan atlet yang berkelanjutan. Pengalaman menghadapi lawan dengan karakter permainan yang beragam menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas teknik maupun mental bertanding atlet pada kompetisi berikutnya.
Partisipasi dalam Malang Taekwondo Championship Series I sekaligus mempertegas konsistensi UKM Taekwondo UIN Maliki Malang dalam membangun kultur prestasi melalui pembinaan yang berjenjang. Keikutsertaan pada berbagai kejuaraan diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus tolok ukur perkembangan kemampuan atlet dalam menghadapi kompetisi yang lebih kompetitif.





