MIU Login

Diklat Pra 28 LKP2M Dimulai, 90 Peserta Perdalam Logika Berpikir hingga Leadership

Kemahasiswaan Universitas— Lembaga Kajian, Penelitian, dan Pengembangan Mahasiswa (LKP2M) melaksanakan hari pertama Diklat Pra 28 Tahun 2026 pada Sabtu (3/10/2026) di Auditorium Gedung D. Kegiatan yang diikuti oleh 90 peserta tersebut menghadirkan tiga materi fundamental, yakni Logika Berpikir, Filsafat Ilmu, dan Leadership sebagai fondasi awal pengembangan kapasitas peserta.

Diklat Pra 28 menjadi salah satu ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis sekaligus membangun karakter kepemimpinan yang berintegritas dan adaptif. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diarahkan untuk memahami materi secara konseptual, tetapi juga didorong untuk mampu menghubungkan pengetahuan dengan persoalan yang dihadapi dalam kehidupan akademik maupun organisasi.

Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi, kemudian dilanjutkan dengan materi Logika Berpikir yang disampaikan oleh Abd Rahman Ambo’ Dalle, S.Pd. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami bagaimana membangun pola pikir yang runtut dan rasional. Pembahasan juga mencakup identifikasi logical fallacy serta cara menyusun argumentasi secara kritis agar peserta mampu menyampaikan pendapat berdasarkan penalaran yang tepat.

Materi berikutnya adalah Filsafat Ilmu yang disampaikan oleh Ghulam Nurul Wildan, S.Pd., M.Pd. Sesi ini membahas hakikat kebenaran dan pengetahuan, khususnya melalui pemahaman epistemologi. Peserta juga diajak melihat ilmu tidak hanya sebagai kumpulan pengetahuan, tetapi sebagai proses pencarian kebenaran yang perlu dilandasi etika serta diarahkan pada kebermanfaatan.

Sementara itu, materi Leadership disampaikan oleh Mahmuri, S.H. Materi ini berfokus pada pengembangan kapasitas kepemimpinan peserta, mulai dari manajemen kepemimpinan, komunikasi strategis, hingga pengambilan keputusan dalam organisasi. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam menghadapi dinamika organisasi serta menjalankan peran kepemimpinan secara bertanggung jawab.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian kegiatan. Setiap sesi berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Peserta diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan, pendapat, serta menanggapi materi yang disampaikan oleh narasumber.

Pembina LKP2M, Agung Prasetiyo, M.Pd., turut memberikan motivasi kepada peserta untuk menjadikan proses belajar sebagai bagian dari investasi dalam pengembangan diri. Dalam pesannya, ia menyampaikan, “Tekunlah belajar, kalian yang menanam hari ini, akan memanen di masa yang akan datang.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi peserta bahwa proses pengembangan kapasitas membutuhkan ketekunan dan konsistensi. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama proses pendidikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi di lingkungan akademik dan organisasi.

Melalui hari pertama Diklat Pra 28 Tahun 2026, LKP2M berupaya membangun fondasi peserta yang tidak hanya memiliki kemampuan berpikir kritis, tetapi juga memahami pentingnya ilmu, etika, dan kepemimpinan. Rangkaian kegiatan selanjutnya diharapkan dapat memperkuat proses pembentukan karakter dan kapasitas peserta sebagai mahasiswa yang mampu berkontribusi secara positif di tengah dinamika zaman.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait