Kemahasiswaan Universitas — KSR PMI Unit UIN Maulana Malik Ibrahim Malang membekali 33 peserta Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) dengan pengetahuan kepalangmerahan, manajemen relawan, dan kesiapsiagaan bencana. Kegiatan bertajuk Diklatsar Forum Day 1 dan 2 ini berlangsung di Gedung D Kampus 1, Ruang 116, pada Sabtu (17/10/2026), pukul 07.00–17.00 WIB.
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang dihadiri pembina dan perwakilan PMI Kota. Sebelum menerima materi, peserta mengikuti pretest untuk mengukur pengetahuan awal mengenai kepalangmerahan dan kebencanaan.

Materi yang diberikan mencakup Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, Code of Conduct (COC), Safer Access Framework (SAF), profil Palang Merah Indonesia (PMI), manajemen relawan, serta pengantar manajemen bencana. Peserta juga mempelajari manajemen posko, asesmen kebutuhan, kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat, dan kepemimpinan.
Rangkaian pembelajaran tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mengenai prinsip gerakan kepalangmerahan, koordinasi penanggulangan bencana, serta identifikasi kebutuhan masyarakat terdampak. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan secara terarah dan bertanggung jawab.
Pembina KSR, Dr. Ahmad Izzudin, M.HI., menyampaikan bahwa KSR merupakan organisasi yang mulia karena berlandaskan semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Ia mendorong para peserta untuk menjaga semangat dalam menjalankan peran sebagai relawan.
Ia juga menyampaikan kesediaannya untuk mengupayakan pengadaan ruang KSR yang dapat beroperasi selama 24 jam kepada pihak kampus. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kesiapsiagaan relawan dalam memberikan pelayanan kepada warga kampus yang membutuhkan bantuan.
Sebagai evaluasi, peserta mengikuti daily test untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang telah diberikan. Melalui Diklatsar ini, KSR PMI Unit UIN Malang berharap dapat menyiapkan relawan yang tanggap, sigap, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.





