Kemahasiswaan Universitas — Hari kedua Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas (PBAK-F) Psikologi 2026 berlangsung di Auditorium Gedung Humaniora Lantai 3 UIN Malang Kampus 3, Ahad (23/8/2026). Sebanyak 362 mahasiswa baru mengikuti rangkaian kegiatan yang dikawal oleh 20 anggota Dewan Pengawas PBAK-F Psikologi 2026 mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Dewan Pengawas Senat Mahasiswa Fakultas Psikologi 2026 menjalankan fungsi pemantauan terhadap seluruh rangkaian kegiatan untuk memastikan pelaksanaan PBAK-F berlangsung tertib, kondusif, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Pengawasan mencakup kedisiplinan peserta, kondisi selama kegiatan, kesesuaian agenda, hingga berbagai temuan yang menjadi bahan evaluasi.
PBAK-F menjadi salah satu tahap awal bagi mahasiswa baru untuk mengenali lingkungan akademik dan kehidupan kemahasiswaan di Fakultas Psikologi. Karena itu, keberadaan pengawasan tidak sekadar berfungsi sebagai kontrol teknis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang pembelajaran yang aman dan positif bagi mahasiswa baru.
Salah satu agenda hari kedua diisi dengan pemaparan materi oleh Naila Kamaliya, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Materi tersebut memberikan pembekalan mengenai pengembangan diri dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dinamika kehidupan perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, Naila menekankan pentingnya resiliensi bagi mahasiswa dalam menghadapi berbagai tuntutan dan perubahan di lingkungan akademik.
“Resiliensi bukan berarti seseorang tidak pernah mengalami kesulitan, melainkan kemampuan untuk menghadapi tekanan, beradaptasi dengan perubahan, dan bangkit kembali setelah mengalami tantangan,” ujar Naila.
Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tuntutan akademik sekaligus beradaptasi dengan lingkungan baru.
“Sebagai mahasiswa, kemampuan resiliensi penting untuk membantu kita menghadapi tuntutan akademik, beradaptasi dengan lingkungan baru, serta terus berkembang ketika menghadapi berbagai hambatan,” lanjutnya.
Setelah sesi pemaparan materi, mahasiswa baru mengikuti pentas seni yang ditampilkan oleh masing-masing kelompok. Beragam penampilan menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus membangun keberanian, kekompakan, dan rasa percaya diri.
Dewan Pengawas tetap melakukan pemantauan selama rangkaian pentas seni berlangsung. Pengawasan diarahkan untuk memastikan setiap kelompok dapat mengikuti agenda sesuai ketentuan sekaligus menjaga situasi kegiatan tetap kondusif.
Rangkaian PBAK-F Psikologi 2026 kemudian ditutup melalui acara penutupan. Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian PBAK-F sekaligus ruang bagi mahasiswa baru untuk merefleksikan berbagai pengalaman yang diperoleh selama kegiatan.
Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Psikologi 2026, Hilman Andi Muhammada, melalui pelaksanaan pengawasan tersebut turut menegaskan pentingnya keteraturan dalam setiap rangkaian kegiatan mahasiswa. Kehadiran Dewan Pengawas diharapkan dapat mendukung terciptanya pelaksanaan PBAK-F yang tidak hanya tertib secara teknis, tetapi juga memberikan pengalaman awal yang positif bagi mahasiswa baru.
Melalui rangkaian PBAK-F Psikologi 2026, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan pada lingkungan fakultas, tetapi juga diarahkan untuk mulai membangun karakter, tanggung jawab, kreativitas, kebersamaan, dan kesiapan menghadapi kehidupan akademik. Pengawasan yang dilakukan sepanjang kegiatan menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan proses tersebut berlangsung secara aman, tertib, dan edukatif.





