شؤون الطلاب بالجامعة — Suasana pengukuhan finalis Duta Kampus UIN Malang 2026 tidak sekadar menjadi seremoni penyematan selempang. Momen tersebut menandai dimulainya fase karantina dan pembinaan intensif bagi mahasiswa terpilih yang akan dipersiapkan sebagai representasi akademik, sosial, dan kultural kampus di ruang publik. Melalui Sashing Ceremony yang digelar Komunitas Duta Kampus UIN Malang pada Kamis, 23 April 2026 di Cokelat Klasik Cafe, sebanyak 20 finalis resmi memasuki tahap lanjutan dalam proses pembentukan Duta Kampus UIN Malang Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya proses seleksi sekaligus awal pembinaan yang lebih mendalam. Tahap karantina dirancang untuk menguji konsistensi karakter, kemampuan komunikasi, wawasan keuinan, hingga kesiapan finalis dalam menghadapi dinamika sosial dan ruang digital yang semakin kompleks.
Rangkaian acara diawali dengan penyampaian kesan dan pesan dari masing-masing finalis terkait perjalanan seleksi yang telah dilalui. Suasana kemudian berlanjut pada prosesi penyematan selempang (sash) sebagai simbol pengukuhan resmi Finalis Duta Kampus UIN Malang 2026.
Setelah prosesi pengukuhan, para finalis melaksanakan penandatanganan surat komitmen di atas materai sebagai bentuk kesiapan menjalankan amanah selama masa karantina berlangsung. Agenda berikutnya diisi dengan pembentukan pasangan finalis, sesi kebersamaan, makan bersama, hingga dokumentasi bersama yang memperkuat solidaritas antarpeserta.
Duta Bryan dan Duta Dina selaku winner Duta Kampus sebelumnya menegaskan bahwa status finalis bukan sekadar pencapaian personal, melainkan amanah untuk terus bertumbuh dan membawa citra positif kampus.
“Selempang yang kalian kenakan hari ini bukan sekadar simbol, tetapi amanah. Menjadi finalis Duta Kampus berarti siap untuk belajar, berkembang, dan membawa nama baik kampus dengan sikap serta kontribusi nyata,” ujar keduanya.
Bagi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, proses pembentukan Duta Kampus diarahkan sebagai bagian dari penguatan ekosistem kemahasiswaan berbasis karakter, kepemimpinan, dan daya saing. Melalui tahap karantina, kampus berupaya menghadirkan figur mahasiswa yang mampu menjembatani nilai akademik, identitas institusi, dan kebutuhan masyarakat secara lebih progresif.
Ikuti informasi dan kegiatan mahasiswa lainnya melalui media sosial resmi Kemahasiswaan UIN Malang:
Instagram/FB/TikTok: @kemahasiswaanuinmlg





