{"id":21910,"date":"2025-11-05T01:40:25","date_gmt":"2025-11-05T01:40:25","guid":{"rendered":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/?p=21910"},"modified":"2025-11-14T07:19:44","modified_gmt":"2025-11-14T07:19:44","slug":"cilongbao-uin-malang-sabet-juara-nasional-sulap-cilok-jadi-camilan-sehat-kekinian-berprotein-tinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/zh\/cilongbao-uin-malang-sabet-juara-nasional-sulap-cilok-jadi-camilan-sehat-kekinian-berprotein-tinggi\/","title":{"rendered":"&#8220;Cilongbao&#8221; UIN Malang Sabet Juara Nasional: Sulap Cilok Jadi Camilan Sehat Kekinian Berprotein Tinggi!"},"content":{"rendered":"<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"21910\" class=\"elementor elementor-21910\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1ab308b5 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"1ab308b5\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5c799b50 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5c799b50\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<pre style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Kemahasiswaan Universitas<\/strong> - Siapa bilang jajanan tradisional hanya bisa jadi camilan biasa? Tim Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang membuktikan sebaliknya. Dengan inovasi jenius, mereka berhasil mereformulasi cilok (aci dicolok), jajanan kaki lima favorit, menjadi camilan sehat berkelas nasional bernama\u00a0\"<strong>Cilongbao<\/strong>\".<\/span><br \/><span style=\"color: #000000;\">Karya unik ini mengantarkan UIN Malang meraih\u00a0Juara 2\u00a0dalam ajang bergengsi Perlombaan Gelar Teknologi Pangan (GTP) 2025 yang diselenggarakan oleh UPN Veteran Jawa Timur (18\/10\/2025). Prestasi ini semakin manis karena UIN Malang berhasil mengungguli kampus teknologi ternama, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, yang menempati posisi ketiga, meskipun harus mengakui keunggulan Universitas Katolik Soegijapranata Semarang di posisi puncak.<\/span><br \/><span style=\"color: #000000;\">Tim kebanggaan UIN Malang ini terdiri dari Lufita Diani Larasati (Angkatan 2023), M. Thoriq Farhan Al Haqqi (Angkatan 2023), dan Reza Ahmad Al Hajj (Angkatan 2024) dari Program Studi Farmasi. Mereka berlaga di bidang Poster Inovasi Pangan dengan mengusung subtema \"Reformulasi Produk Tradisional Sebagai Tren Camilan Bergizi\".<\/span><\/pre><p><strong><span style=\"color: #000000;\">Dari Cilok Biasa Menuju &#8220;Cilongbao&#8221; yang Menggugah Selera<\/span><\/strong><\/p><p class=\"translation-block\"><span style=\"color: #000000;\">Inovasi mereka berawal dari keprihatinan terhadap tren camilan instan atau kemasan yang menjamur di pasaran namun minim nilai gizi, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak. Tim ini kemudian terinspirasi untuk mengangkat derajat cilok, jajanan tradisional Indonesia, menjadi produk pangan unggul yang lebih sehat dan bergizi lengkap.<\/span><br><span style=\"color: #000000;\">Lahirlah \u201cCilongbao\u201d, sebuah akronim cerdas dari Cilok dan Xiaolongbao\u2014makanan asal China yang sempat viral. Nama ini dipilih untuk memberikan kesan modern dan kekinian pada jajanan tradisional tersebut.<\/span><br><span style=\"color: #000000;\">Yang membuat \u201cCilongbao\u201d istimewa adalah formulasi bahan dasarnya. Tim ini tidak hanya menggunakan tepung tapioka biasa, melainkan mengombinasikannya dengan&nbsp;tepung kedelai dan tulang ayam. Hasilnya? Sebuah camilan cilok tinggi protein yang tidak hanya lezat di lidah, tetapi juga kaya manfaat gizi.<\/span><\/p><p><strong><span style=\"color: #000000;\">Keunggulan Konsep dan Selisih Poin Tipis<\/span><\/strong><\/p><p class=\"translation-block\"><span style=\"color: rgb(0, 0, 0);\">Prestasi ini mendapat \u201cjempol\u201d dari dosen pembimbing, Dewi Sinta Megawati. Ia mengungkapkan rasa bangganya melihat perjuangan tim yang mampu bersaing ketat dengan peserta dari jurusan yang lebih linear, yaitu teknologi pangan.<\/span><br><span style=\"color: rgb(0, 0, 0);\">\u201cSaya sangat bangga karena meskipun kemarin saingannya itu dari jurusan yang linear, yaitu teknologi pangan, tim ini bisa tetap memberikan perlawanan yang sangat baik,\u201d ujar Dewi.<\/span><br><span style=\"color: rgb(0, 0, 0);\">Ia juga menambahkan bahwa konsep yang dibawa tim UIN Malang mendapat nilai tinggi dari juri. \u201cKemarin komentar dari juri hanya terkait uji nilai gizinya saja yang kurang lengkap karena memang instrumen di prodi kami tidak memadai untuk uji makanan, tetapi selisih poinnya dengan juara pertama hanya 0,3. Ini menandakan konsep yang mereka susun sudah sangat baik dan mereka mampu mempresentasikan karyanya dengan baik pula.\u201d<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemahasiswaan Universitas &#8211; Siapa bilang jajanan tradisional hanya bisa jadi camilan biasa? Tim Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang membuktikan sebaliknya. Dengan inovasi jenius, mereka berhasil mereformulasi cilok (aci dicolok), jajanan kaki lima favorit, menjadi camilan sehat berkelas nasional bernama\u00a0&#8220;Cilongbao&#8221;.Karya unik ini mengantarkan UIN Malang meraih\u00a0Juara 2\u00a0dalam ajang bergengsi Perlombaan Gelar Teknologi Pangan (GTP) 2025 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21911,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-21910","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21910","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21910"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22064,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21910\/revisions\/22064"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21911"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}