Kemahasiswaan Universitas - Dunia olahraga dan akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sedang diramaikan oleh kisah inspiratif sekaligus unik dari seorang mahasiswa yang berhasil menyeimbangkan tinju dan tumpukan buku skripsi. Fahri Hafizh, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Fakultas Humaniora, sukses meraih dua medali perak di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kickboxing 2025 di Jakarta, tepat di tengah persiapan sidang skripsinya.Fahri, yang merupakan alumni Pondok Modern Gontor dan pesilat tangguh dari perguruan Tapak Suci, menunjukkan bahwa sastra Inggris dan seni bela diri bisa berjalan beriringan.
Yang membuat prestasi Fahri ini semakin menarik adalah timing-nya. Saat atlet lain fokus penuh pada strategi pertarungan di Gedung Pencak Silat TMII Jakarta (28 November-3 Desember 2025), Fahri justru harus membagi konsentrasi dengan revisi draf skripsi.
“Rasanya campur aduk. Di satu sisi harus fokus gerakan form kickboxing, di sisi lain kepikiran sidang skripsi tanggal 10 Desember,” ungkap Fahri bersyukur. Momen persiapan ganda inilah yang menjadi bumbu unik dari ceritanya. Ia membuktikan bahwa tekanan akademik tidak menyurutkan semangat juangnya di kancah nasional.
Bergabung dalam Kontingen Provinsi Jawa Timur, Fahri turun di kategori Form (seni gerak terstruktur), bukan fighting (pertarungan fisik langsung). Di sinilah keahliannya terasah, menyabet dua medali perak bergengsi untuk kelas Tangan Kosong dan Kelas Senjata.
Prestasi ini melengkapi koleksi medalinya. Sebelumnya, pada November 2024, ia bahkan berhasil membawa pulang medali emas dari Kejurnas Kickboxing antar pelajar dan mahasiswa di Tangerang Selatan, kala itu di kelas Point Fighting. Konsistensi Fahri menunjukkan kualitas atletik yang matang.
Selamat, Fahri! Semoga sukses ganda, baik di sidang skripsi maupun di kejuaraan berikutnya!





