Kemahasiswaan Universitas – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Seleksi Tingkat Universitas Debat Bahasa Arab sebagai tahapan penentuan delegasi yang akan mewakili kampus pada ajang UNISI Arabic Debate Championship 2026 yang akan digelar di Universitas Islam Indonesia. Seleksi dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Laboratorium Fakultas Humaniora.
Seleksi ini diikuti oleh dua tim, yakni Tim Alkindy dan Tim Eljidal, yang masing-masing terdiri dari tiga orang dengan satu pemain cadangan. Pelaksanaan seleksi dilakukan secara semi daring, dengan seluruh peserta berada dalam satu ruangan, sementara dewan juri melakukan penilaian melalui ruang Zoom untuk menjaga objektivitas dan independensi penilaian.
Proses seleksi melibatkan tiga orang dewan juri dari luar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yaitu Azka Annisa, Mahbubi, dan M. Zainurridho. Sementara itu, tim penyeleksi dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terdiri atas M. Anwar Masadi dan Imamuddin Muchtar, yang bertugas mengoordinasikan jalannya seleksi.
Berdasarkan hasil penilaian, dewan juri memutuskan bahwa tim kontra dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab berhak mewakili UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada UNISI Arabic Debate Championship 2026. Dalam evaluasinya, juri menyampaikan bahwa secara komposisi tim, akan lebih ideal apabila terdapat keseimbangan antara argumen tim pro dan kontra, sehingga jika memungkinkan, komposisi dua peserta dari tim pro dan dua dari tim kontra dinilai dapat memperkuat performa tim.
“Debat tidak hanya menuntut kefasihan berbahasa Arab, tetapi juga kedalaman pemahaman isu. Oleh karena itu, peserta perlu memperluas literasi dan wawasan umum sebagai fondasi utama dalam membangun argumentasi yang logis dan kritis” ungkap dewan juri. Selain menetapkan delegasi, dewan juri juga memberikan masukan kepada seluruh peserta agar memperluas wawasan dengan memperbanyak bacaan pengetahuan umum, sebagai bekal penting dalam penguatan argumentasi debat.
Melalui seleksi ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap dapat menyiapkan delegasi debat bahasa Arab yang tidak hanya unggul secara kebahasaan, tetapi juga memiliki kedalaman wawasan dan daya analisis yang kuat di tingkat nasional. nasional. “ajang ini penting untuk mendapatkan kader yang mempunyai skill terbaik di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang”. Imbuh Kepala Pusat Kemahasiswaan Universitas





