Kemahasiswaan Universitas – Penguatan tata kelola Beasiswa Teladan jalur seni dan olahraga menjadi fokus utama dalam rapat evaluasi yang digelar oleh Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Rapat ini menegaskan pentingnya pembinaan yang terarah dan terpantau guna menjaga keberlanjutan prestasi mahasiswa penerima beasiswa.
Rapat evaluasi dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Kantor Kemahasiswaan Student Center (SC) Lantai 1. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pusat Kemahasiswaan, pengelola beasiswa, staf Pusat Kemahasiswaan, serta ketua enam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pembina, yakni UKM Seni Religius, Pramuka, Pagar Nusa, Taekwondo, Kommust, dan Unior.
Dalam forum tersebut disampaikan bahwa Beasiswa Teladan telah berjalan sejak tahun 2018 dan diperuntukkan bagi mahasiswa baru melalui jalur tahfidz, qirā’atul kutub, serta prestasi seni dan olahraga. Khusus jalur seni dan olahraga, skema pembinaan sepenuhnya dilaksanakan melalui UKM sesuai dengan minat dan bakat mahasiswa, mulai dari olahraga prestasi, bela diri, seni musik, seni Islami, hingga ketangkasan lapangan.
Kepala Pusat Kemahasiswaan, Dr. H. Romi Faslah, menegaskan bahwa Beasiswa Teladan merupakan beasiswa khusus dengan fasilitas bebas biaya Ma’had dan UKT, sehingga membutuhkan pengawasan yang ketat. Ia menyampaikan bahwa pembinaan wajib dilakukan melalui latihan rutin di UKM dan keaktifan mahasiswa harus dipantau secara berkelanjutan. “Pemantauan ini menjadi dasar evaluasi. Apabila mahasiswa tidak mengikuti latihan, dapat diberikan surat peringatan hingga penghentian beasiswa,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa setiap UKM diwajibkan menyerahkan data keaktifan mahasiswa penerima Beasiswa Teladan paling lambat 5 Februari 2026.
Sementara itu, pengelola beasiswa Mochammad Nizar Asyrofi menyampaikan bahwa dasar hukum Beasiswa Teladan telah diatur secara jelas melalui Surat Keputusan Rektor. Menurutnya, diperlukan tindak lanjut yang konsisten untuk memastikan hak pembinaan mahasiswa terpenuhi secara optimal. “Pengembangan mahasiswa penerima Beasiswa Teladan, khususnya di bidang seni dan olahraga, harus terus dijaga agar prestasi yang telah diraih dapat berkelanjutan,” ujarnya.





