MIU Login

Transformasi Beasiswa Bank Indonesia UIN Malang Siapkan Program Kebanksentralan 2026 yang Lebih Strategis

Kemahasiswaan UniversitasDalam rangka mempersiapkan pelaksanaan program beasiswa tahun 2026, Pusat Kemahasiswaan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Rapat Koordinasi Pembukaan Beasiswa Kebanksentralan Bank Indonesia pada Jumat (10/04/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Wakil Rektor III, Gedung Rektorat Lantai I, dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan.

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) UIN Malang, Prof. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., Kepala Biro AAKK Ita Hidayatus Sholihah, S.Ag., M.M., Kepala Pusat Kemahasiswaan Dr. Romi Faslah, M.Si., serta tim Kemahasiswaan Universitas. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Pusat Kemahasiswaan sebagai penyelenggara dalam memastikan kesiapan program secara menyeluruh.

Dalam forum tersebut, dibahas berbagai aspek penting terkait pelaksanaan program beasiswa tahun 2026. Salah satu pembahasan utama adalah perubahan nomenklatur program dari sebelumnya Beasiswa Bank Indonesia menjadi Beasiswa Kebanksentralan Bank Indonesia Tahun 2026. Perubahan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencerminkan penguatan arah program dalam membekali mahasiswa dengan wawasan kebanksentralan dan ekonomi yang lebih komprehensif.

Kabar baik juga disampaikan dalam rapat tersebut terkait peningkatan kuota penerima beasiswa. Moch. Nizar Asyrofi, M.Pd., selaku bagian dari tim Kemahasiswaan yang mengelola program ini, menyampaikan bahwa jumlah penerima beasiswa meningkat dari 75 mahasiswa pada tahun sebelumnya menjadi 90 mahasiswa pada tahun 2026. Peningkatan ini menjadi peluang yang semakin terbuka bagi mahasiswa UIN Malang untuk mendapatkan dukungan finansial sekaligus pembinaan kompetensi.

Dalam arahannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarunit dalam menyukseskan program ini. Ia menyampaikan bahwa beasiswa tidak hanya dimaknai sebagai bantuan biaya pendidikan, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan mahasiswa agar memiliki daya saing, integritas, dan kesiapan menghadapi tantangan global.

Selain itu, rapat juga mengulas teknis pelaksanaan program, mulai dari skema sosialisasi, mekanisme seleksi, hingga strategi publikasi agar informasi beasiswa dapat menjangkau mahasiswa secara luas dan tepat sasaran. Seluruh tahapan dirancang untuk berjalan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kualitas.

Melalui rapat koordinasi ini, Pusat Kemahasiswaan UIN Malang menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program beasiswa yang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga berdampak nyata bagi pengembangan potensi mahasiswa. Dengan persiapan yang matang, diharapkan pelaksanaan Beasiswa Kebanksentralan Bank Indonesia Tahun 2026 dapat berjalan lancar serta semakin memperkuat peran mahasiswa sebagai generasi unggul dan berdaya saing.

Berita Terkait