MIU Login

Rapat Triwulan I PSM GGB Perkuat Strategi dan Arah Kinerja Organisasi 2026

Kemahasiswaan Universitas – PSM Gema Gita Bahana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Rapat Triwulan I (Periode Januari–Maret 2026) pada Sabtu, 4 April 2026 di Gedung B Lantai 2. Kegiatan yang diikuti oleh 17 peserta ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB. Rapat difokuskan pada pemaparan capaian masing-masing divisi, identifikasi kendala yang dihadapi, serta diskusi terbuka untuk merumuskan solusi dan strategi lanjutan dalam menghadapi triwulan berikutnya.

Di tengah dinamika organisasi mahasiswa yang menuntut adaptasi cepat dan kinerja terukur, evaluasi berkala menjadi elemen penting dalam memastikan keberlanjutan program dan pencapaian target. Tanpa evaluasi yang sistematis, organisasi berisiko berjalan tanpa arah strategis yang jelas. Hal inilah yang melatarbelakangi pelaksanaan Rapat Triwulan I sebagai ruang refleksi sekaligus perumusan langkah ke depan.

Dalam pelaksanaannya, setiap divisi menyampaikan progres program kerja yang telah dijalankan selama tiga bulan pertama tahun ini. Diskusi berlangsung interaktif dengan penekanan pada evaluasi berbasis data dan pengalaman lapangan. Selain itu, rapat juga membahas rencana program kerja pada triwulan kedua sebagai upaya menjaga kesinambungan kinerja organisasi. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan organisasi tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga pada kualitas perencanaan dan efektivitas implementasi.

Sebagaimana disampaikan oleh Keyza Nadia Rahmania selaku Sekretaris Umum UKM PSM GGB, “alhamdulillah rapat Q1 kami telah berjalan dengan lancar. setiap divisi masing masing punya capaian yang cukup baik, semoga kedepannya program kerja kami bisa berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil yang baik serta membanggakan.” Pernyataan ini mencerminkan optimisme sekaligus komitmen pengurus dalam meningkatkan performa organisasi secara berkelanjutan.

Melalui Rapat Triwulan I ini, PSM Gema Gita Bahana tidak hanya melakukan evaluasi administratif, tetapi juga membangun budaya organisasi yang reflektif dan solutif. Ke depan, forum evaluasi seperti ini diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas program kerja, serta memastikan setiap langkah yang diambil selaras dengan visi besar organisasi dan kontribusi nyata bagi lingkungan kampus.

Berita Terkait