MIU Login

Ramadhan Menyatukan Langkah Keluarga LKP2M dalam Hangatnya Marhaban Yaa Ramadhan

Kemahasiswaan UniversitasSore itu, ruang sidang Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dipenuhi suasana yang berbeda dari biasanya. Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun pelan, dibaca bergantian oleh para peserta yang duduk melingkar dengan penuh khidmat. Wajah-wajah mahasiswa, alumni, dan pengurus UKM LKP2M tampak larut dalam suasana spiritual yang hangat—seolah Ramadhan menghadirkan ruang perjumpaan yang tidak sekadar religius, tetapi juga penuh makna kebersamaan.

Sebanyak 103 peserta berkumpul dalam kegiatan Marhaban Yaa Ramadhan (MYR) yang diselenggarakan oleh UKM LKP2M pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 14.00 hingga menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian program MYR yang diisi dengan khataman Al-Qur’an, tausiyah, serta buka puasa bersama yang mempertemukan anggota aktif dan para alumni. Dalam suasana yang sederhana namun penuh kehangatan, para peserta tidak hanya membaca ayat-ayat suci, tetapi juga berbagi cerita, pengalaman, dan kenangan yang membentuk perjalanan organisasi.

Kehadiran para alumni memberikan nuansa tersendiri bagi para anggota muda. Percakapan yang terjadi di sela-sela kegiatan menghadirkan refleksi tentang perjalanan organisasi, nilai-nilai yang diwariskan, serta pengalaman yang menguatkan rasa memiliki terhadap UKM LKP2M. Bagi banyak peserta, pertemuan tersebut terasa seperti pulang ke rumah—sebuah ruang di mana generasi lama dan baru bertemu dalam semangat yang sama.

Dalam sesi ceramahnya, Dr. Nur Qomari, M.Pd., mengingatkan bahwa makna Ramadhan tidak hanya terletak pada ibadah individual, tetapi juga pada kemampuan manusia untuk merawat hubungan dengan sesama. Ia menyampaikan, “Ramadhan selalu jadi pengingat bahwa kebersamaan itu penting. Di UKM ini, semoga Ramadhan tidak hanya jadi momen ibadah pribadi, tapi juga waktu untuk saling mendekatkan diri, saling memahami, dan mempererat persaudaraan. Karena organisasi yang kuat bukan hanya dari programnya, tapi dari hubungan baik antar orang-orang di dalamnya.” Sejalan dengan itu, Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang juga menilai bahwa kegiatan seperti MYR memiliki peran penting dalam memperkuat karakter mahasiswa, khususnya dalam membangun nilai spiritualitas, kebersamaan, dan kepedulian sosial di lingkungan organisasi kemahasiswaan.

Menjelang waktu berbuka, suasana terasa semakin hangat. Para peserta duduk bersama menikmati hidangan sederhana sambil berbincang santai, tertawa, dan saling bertukar cerita. Bagi banyak anggota, momen tersebut menjadi pengingat bahwa organisasi bukan sekadar ruang kegiatan, tetapi juga tempat tumbuhnya persaudaraan. Dari lantunan ayat suci hingga tawa ringan saat berbuka puasa, MYR menghadirkan harapan baru—bahwa kebersamaan yang terbangun di bulan Ramadhan ini akan terus menjadi cahaya yang menguatkan perjalanan UKM LKP2M ke depan.

Berita Terkait