MIU Login

Memburu “Kolok Goblok” hingga Jaranan: Petualangan Sinematik Jhepret Club di Poncokusumo

Kemahasiswaan Universitas - UKM Jhepret Club Fotografi UIN Malang baru saja menyelesaikan misi "perburuan" visual tahunannya. Bukan kijang atau babi hutan yang menjadi sasaran, melainkan momen, cahaya, dan objek-objek unik di pelosok Desa Poncokusumo, Malang.
Selama tiga hari penuh, sejak 31 Oktober hingga 2 November 2025, puluhan anggota Jhepret Club menjelma menjadi penjelajah sinematik. Mereka hadir bukan untuk piknik, melainkan untuk menguji skill artistik dan mempraktikkan ilmu yang selama ini didapat di kelas teori. "Hunting Besar" kali ini menjadi ajang pembuktian bahwa teori tanpa praktik bagai kamera tanpa lensa.
Yang membuat petualangan kali ini unik adalah daftar target objek yang harus mereka tangkap. Total ada 14 objek tersebar di Poncokusumo yang wajib dieksplorasi, dengan nama-nama yang mengundang tawa sekaligus penasaran: mulai dari yang alami seperti Ledok Ombo dan Taman Kali Lesti, hingga yang eksentrik seperti "Kolok Goblok", Jaranan, dan ritual Ashitameru. Ada juga objek-objek industri rumahan seperti petik jamur, petik jeruk, dan proses membatik.
Para peserta dibagi menjadi lima tim fotografi dan satu tim videografi, masing-masing dengan rute dan tantangan berbeda. "Setiap sudut di Poncokusumo menawarkan pengalaman visual yang unik dan menantang. Kami harus putar otak menangkap komposisi terbaik di tengah dinamika objek yang bergerak," ungkap Nouval Hilmy, Ketua UKM Jhepret Club.
Selain untuk mengasah kepekaan visual dan kreativitas anggota, kegiatan ini juga mempererat rasa kebersamaan. Momen kebersamaan di Cafe Pinus hingga diskusi panas soal angle terbaik di Banyu Biru menjadi bumbu penyedap dalam perjalanan kreatif mereka.
Petualangan ini belum berakhir di Poncokusumo. Seluruh hasil jepretan dan rekaman video yang berhasil "diburu" tersebut akan segera dipamerkan dalam sebuah pameran besar. Pameran ini akan menjadi ajang apresiasi sekaligus ruang ekspresi bagi para pemburu visual Jhepret Club untuk berbagi cerita dari setiap frame yang mereka abadikan. Siapkan mata Anda, karena Poncokusumo versi Jhepret Club siap tersaji di kanvas pameran!

Berita Terkait