Kemahasiswaan Universitas – Tiga mahasiswi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mengukir prestasi di kancah internasional melalui ajang International Essay Competition and English Camp (ICEC) 2026 yang diselenggarakan pada 11–14 Februari 2026 secara luring di Chulalongkorn University. Dalam kompetisi tersebut, tim UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil meraih 2nd Winner sekaligus penghargaan Best Argumentation, mengungguli berbagai peserta dari tingkat sekolah menengah dan perguruan tinggi.
Tim UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terdiri dari Nurul Fadhilah Ramadhani dan Hasnia Imroatis Syarifah (Program Studi Pendidikan Agama Islam), serta Amelia Resti Iffadah (Program Studi Sastra Inggris). Ajang ICEC 2026 diikuti oleh 30 tim, yang terbagi dalam 15 tim kategori senior high school dan 15 tim kategori undergraduate dari berbagai institusi. Kompetisi ini dirancang sebagai wadah penguatan literasi akademik global, keterampilan berpikir kritis, serta kemampuan komunikasi lintas budaya.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kompetisi esai berbahasa Inggris serta program English Camp yang menekankan kolaborasi, diskusi akademik, dan pengayaan wawasan internasional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dituntut menyusun argumen ilmiah yang kuat, tetapi juga mampu mempresentasikan gagasan secara sistematis di hadapan dewan juri internasional.
Salah satu narasumber kegiatan, Supakorn Suttidarachai, Ph.D menegaskan pentingnya penguasaan bahasa dalam komunikasi global. “One of the most important aspects of understanding communication among people from diverse backgrounds is mastering English, because language is not just a tool for speaking, but a bridge that connects cultures, perspectives, and hearts,” ujarnya dalam sesi pembekalan peserta.
Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Malang, Romi Faslah menyampaikan apresiasi atas capaian internasional tersebut. Ia menilai prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mampu bersaing secara global, tidak hanya dalam penguasaan bahasa, tetapi juga dalam kualitas argumentasi akademik. Menurutnya, partisipasi aktif mahasiswa dalam kompetisi internasional merupakan bagian dari penguatan internasionalisasi kampus sekaligus wujud kontribusi mahasiswa dalam membangun reputasi akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di tingkat dunia.





