Kemahasiswaan Universitas – Delapan anggota terpilih dari UKM KSR Palang Merah Indonesia (PMI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan keseriusan mereka dalam dunia kerelawanan dengan berpartisipasi aktif dalam Pelatihan Pertolongan Pertama Tingkat Mahir (Advance Level).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh PMI Kota Malang ini berlangsung selama lima hari penuh, dari tanggal 25 hingga 29 November 2025, bertujuan untuk mempertajam kompetensi dan keterampilan di bidang pertolongan pertama secara komprehensif.
Pelatihan intensif selama lima hari ini dirancang khusus untuk mengasah kompetensi mendalam dalam penanganan situasi gawat darurat. Materi yang disampaikan meliputi teknik evakuasi korban, manajemen insiden di lokasi kejadian, hingga simulasi penanganan kasus riil di lapangan. Seluruh sesi dibimbing langsung oleh jajaran pelatih profesional bersertifikat dari PMI Pusat, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan Global First Aid Reference Centre (GFARC).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai instansi di Kota Malang, menjadikan ajang ini kompetitif sekaligus strategis untuk memperkuat jaringan relawan kemanusiaan di kota pendidikan ini.
Momen puncak terjadi di sesi penutupan, di mana evaluasi menyeluruh dilakukan untuk mengukur pemahaman dan keterampilan peserta. Hasilnya membanggakan, salah satu delegasi dari UKM KSR PMI UIN Malang berhasil menyabet predikat prestisius: Peserta Terbaik 1 pada pelatihan PP Mahir (Advance) tersebut.
Ketua KSR PMI Unit UIN Malang, Moch. Ardian Fahrisyam, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia menekankan bahwa tujuan utama partisipasi mereka bukan sekadar meraih gelar juara, melainkan mempersiapkan relawan yang siap diterjunkan dalam misi kemanusiaan nyata.
“Kami berharap ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan ini dapat segera diimplementasikan secara maksimal, baik dalam kegiatan pelayanan pertolongan pertama rutin, maupun dalam bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat ketika dibutuhkan,” ujar Ardian.





