Kemahasiswaan Universitas – Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Retret Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Tahun 2026 sebagai komitmen dan bagian dari program penguatan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola bagi Organisasi Mahasiswa (Ormawa).
Retret Ormawa 2026 bertujuan membekali para pimpinan mahasiswa dengan pemahaman komprehensif mengenai antropologi kampus, yakni cara membaca kampus sebagai ruang sosial yang memiliki aturan, budaya, dan struktur peran yang saling terkait. Materi ini disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Ita Hidayatus Sholihah, S.Ag., M.M., yang menekankan bahwa kampus tidak hanya dipahami sebagai ruang akademik, tetapi juga sebagai micro-society dengan dinamika sosial dan birokrasi yang khas.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa banyak persoalan organisasi mahasiswa bukan semata-mata disebabkan oleh perbedaan pandangan, melainkan karena kurangnya pemahaman terhadap konteks dan struktur kampus. “Ketua Ormawa diharuskan mengetahui struktur organisasi yang ada di UIN Malang, mulai dari pucuk pimpinan. Jajaran rektorat, fakultas sampai dengan lembaga-lembaga pendukung. Sehingga dalam pelaksanaannya nanti terjalin komunikasi yang sehat, organisasi kerja bisa berjalan harmonis dan selaras.” Imbuh Kabiro AAKK
Oleh karena itu, para ketua Ormawa diharuskan memahami struktur organisasi yang ada di UIN Malang, mulai dari pucuk pimpinan universitas, jajaran rektorat, fakultas, hingga lembaga-lembaga pendukung. Pemahaman tersebut dinilai penting agar komunikasi, koordinasi, dan pelaksanaan program organisasi dapat berjalan secara efektif, etis, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.





