Kemahasiswaan Universitas – “Menelusuri gua bukan hanya tentang keberanian, tetapi tentang kesiapan, teknik, dan tanggung jawab menjaga alam bawah tanah.” Pesan tersebut disampaikan oleh Elvas Ulin Pandu Al Bahar (Tesla) selaku pendamping dalam kegiatan Rally Caving yang dilaksanakan pada Minggu, 15 Februari 2026 di Goa Bangi, Donomulyo, Kabupaten Malang. Kegiatan ini diikuti oleh 32 peserta sebagai bagian dari implementasi lanjutan materi Divisi Caving MAPALA Tursina UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Rally Caving merupakan tindak lanjut dari pematerian sebelumnya yang bertujuan mengaplikasikan teknik dasar penelusuran gua secara langsung di lapangan. Melalui kegiatan ini, anggota muda tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan teknik lintasan horizontal, manajemen tim dalam ruang terbatas, serta prosedur keselamatan secara disiplin dan terukur. Selain itu, aspek kesiapan mental dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan gua menjadi nilai utama yang ditekankan.
Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Malang, Dr. H. Romi Faslah, M.Si., memberikan apresiasi terhadap kegiatan pembinaan berbasis praktik lapangan tersebut. Ia menegaskan bahwa aktivitas kemahasiswaan yang terstruktur dan berbasis keselamatan merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter. “Kegiatan seperti ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan. Mahasiswa harus mampu menjadi agen pelestarian alam sekaligus menjaga standar keselamatan dalam setiap aktivitas,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan briefing, doa bersama, serta pengecekan perlengkapan pribadi dan tim untuk memastikan seluruh standar keselamatan terpenuhi. Peserta kemudian melaksanakan praktik penelusuran dengan pengawasan ketat dari tim pendamping. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan MAPALA GEMPA Samarinda dan MAPALA Vignecvara STIE Kota Malang, sehingga memperkaya pengalaman dan pertukaran pengetahuan antarorganisasi.
Ketua MAPALA Tursina, Thooriq Assiroj Budiman (Nato), menyampaikan bahwa Rally Caving menjadi momentum penting untuk menguatkan kompetensi anggota muda sebelum terjun pada kegiatan eksplorasi yang lebih kompleks. Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi bersama guna merefleksikan pembelajaran dan kendala selama praktik. Dengan pelaksanaan yang tertib dan aman, Rally Caving diharapkan mampu membentuk anggota MAPALA Tursina yang tangguh, terampil, dan berintegritas dalam menjaga alam bawah tanah.





