MIU Login

SEMA UIN Malang Dorong Ruang Gagasan Mahasiswa Lewat Forum Group Discussion

Kemahasiswaan Universitas — Ruang diskusi mahasiswa belakangan semakin sering dipenuhi percakapan singkat tanpa arah yang jelas, sementara berbagai persoalan kebangsaan terus berkembang dengan kompleksitas yang menuntut respons intelektual yang matang. Di tengah situasi tersebut, SEMA UIN Malang menggelar Forum Group Discussion (FGD) pada Rabu, 6 Mei 2026, di Aula Rumah Singgah Lantai 4 Kampus 2 UIN Malang sebagai upaya menghidupkan kembali tradisi dialog kritis di lingkungan mahasiswa.

Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta itu mempertemukan mahasiswa, akademisi, serta praktisi nasional dalam satu ruang dialog yang membahas isu-isu kebangsaan dan peran strategis mahasiswa di ruang publik. Forum ini diinisiasi Ketua DEMA Ahmad Ghozali Abbas bersama Ketua SEMA UIN Malang Muhammad Shidqi Amru sebagai upaya memperkuat budaya diskusi dan keberanian intelektual mahasiswa dalam merespons persoalan bangsa.

Berbeda dari forum formal yang sering berjalan satu arah, FGD dirancang sebagai ruang pertukaran gagasan yang lebih terbuka. Peserta diberi kesempatan menyampaikan pandangan, kritik, serta solusi terhadap berbagai isu sosial dan kebangsaan yang berkembang di masyarakat.

Kehadiran aktivis mahasiswa dalam forum tersebut memperlihatkan bahwa kampus masih menjadi ruang penting untuk menjaga tradisi berpikir kritis. Diskusi tidak berhenti pada kritik normatif, tetapi diarahkan pada pencarian solusi dan langkah konkret yang dapat dilakukan mahasiswa melalui gerakan intelektual maupun sosial.

Ketua SEMA UIN Malang, Muhammad Shidqi Amru, menilai mahasiswa perlu terus menjaga keberanian untuk terlibat dalam percakapan publik. Menurutnya, forum semacam ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif mahasiswa agar tidak terlepas dari isu-isu kebangsaan yang berkembang.

FGD juga menjadi refleksi bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran lebih besar daripada sekadar menjalankan agenda internal kampus. Organisasi dituntut mampu menghadirkan ruang dialektika yang sehat, produktif, dan mampu mempertemukan berbagai perspektif secara terbuka.

Melalui forum ini, mahasiswa diajak memahami bahwa perubahan sosial lahir dari kemampuan membaca persoalan secara kritis sekaligus membangun solusi yang rasional dan aplikatif. Tradisi diskusi yang hidup di lingkungan kampus menjadi modal penting dalam membentuk kepemimpinan mahasiswa yang lebih responsif terhadap realitas masyarakat.

Pelaksanaan Forum Group Discussion oleh SEMA UIN Malang memperlihatkan upaya organisasi mahasiswa dalam menjaga fungsi intelektual kampus sebagai ruang produksi gagasan. Dari forum diskusi semacam inilah mahasiswa belajar membangun argumentasi, menghargai perbedaan pandangan, dan merumuskan kontribusi nyata bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait