{"id":21357,"date":"2025-09-16T06:06:33","date_gmt":"2025-09-16T06:06:33","guid":{"rendered":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/?p=21357"},"modified":"2025-09-16T06:09:50","modified_gmt":"2025-09-16T06:09:50","slug":"anak-petani-sayur-sabet-juara-2-ltki-nasional-dengan-bioplastik-halal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/ar\/anak-petani-sayur-sabet-juara-2-ltki-nasional-dengan-bioplastik-halal\/","title":{"rendered":"Anak Petani Sayur Sabet Juara 2 LTKI Nasional dengan Bioplastik Halal"},"content":{"rendered":"<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"21357\" class=\"elementor elementor-21357\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5e9e92cc e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"5e9e92cc\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-33b25ba3 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"33b25ba3\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p style=\"text-align: justify;\">Kemahasiswaan Universitas &#8211; Stella Ega Panggalih hanyalah anak seorang petani sayur asal Pasuruan yang merantau ke Batam. Terlahir di Batam 20 tahun lalu, Stella kecil kemudian diboyong ibunya kembali ke Pasuruan karena ekonomi keluarganya yang tidak menentu di tanah rantau. Sementara ayahnya harus tetap tinggal berjuang seorang diri di Batam sebagai petani sayur dan mengirimkan hasil jerih payahnya kepada keluarganya di Pasuruan.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Kondisi sulit ini selalu terbayang di benak Stella, dan membuatnya bertekad belajar setinggi-tingginya dan sebaik-baiknya agar terbuka kesempatan mendapat kehidupan yang lebih baik. Akhirnya, harapannya itu pun terwujud. Ia diterima di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui jalur SNBT 2023 dan berhasil mendapatkan bantuan melului Program KIP-Kuliah.<\/p><p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-21359 size-medium\" src=\"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stella3-107x300.jpg\" alt=\"\" width=\"107\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stella3-107x300.jpg 107w, https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stella3-365x1024.jpg 365w, https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stella3-4x12.jpg 4w, https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stella3.jpg 373w\" sizes=\"(max-width: 107px) 100vw, 107px\" \/>Saat ini Stella duduk di Semester 5, Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Catatan akademiknya cukup baik. Terakhir ia raih Indek Prestasi 3.87. Pada Juli 2025 lalu, ia bersama tim Biologinya (Novan Kurniawan dan Anggun Saskia Lisa) berhasil mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Mereka sukses meraih Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang diselenggarakan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Dalam kompetisi bergengsi tersebut, ia presentasikan penelitian literaturnya yang berjudul &#8220;Eco Halal Bioplastic; Innovative Packaging from Local Biopolymers for Sustainable Future&#8221;. Penelitian ini menawarkan solusi inovatif untuk mengatasi masalah pencemaran plastik sintetis dengan mengembangkan bioplastik ramah lingkungan yang memenuhi prinsip halal.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Ada enam jenis umbi lokal Indonesia yang menurut penelitiannya punya kandungan pati yang sangat potensial sebagai bahan dasar bioplastik, yaitu\u00a0uwi ungu,\u00a0talas,\u00a0ubi jalar,\u00a0porang,\u00a0ganyong, dan\u00a0singkong. Tidak hanya memenuhi prinsip berkelanjutan, tetapi produk tersebut juga sesuai dengan kebutuhan pasar halal.<\/p><p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-21361 alignright\" src=\"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stella2-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stella2-300x225.jpg 300w, https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stella2-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stella2-768x576.jpg 768w, https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stella2-16x12.jpg 16w, https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stella2.jpg 1379w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen dan dedikasi mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, betapapun lemah kondisi ekonomi keluarganya, untuk tetap semangat menghasilkan karya yang relevan dan berdampak positif bagi masyarakat. Pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam menciptakan solusi-solusi kreatif untuk tantangan global.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemahasiswaan Universitas &#8211; Stella Ega Panggalih hanyalah anak seorang petani sayur asal Pasuruan yang merantau ke Batam. Terlahir di Batam 20 tahun lalu, Stella kecil kemudian diboyong ibunya kembali ke Pasuruan karena ekonomi keluarganya yang tidak menentu di tanah rantau. Sementara ayahnya harus tetap tinggal berjuang seorang diri di Batam sebagai petani sayur dan mengirimkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21358,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-21357","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21357","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21357"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21357\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21367,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21357\/revisions\/21367"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21358"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21357"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21357"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21357"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}