Kemahasiswaan Universitas – Dua mahasiswa Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Lufita Diani Larasati dan M. Thoriq Farhan Al Haqqi, berhasil mengukir prestasi cemerlang di kancah nasional. Tim yang solid ini sukses meraih Juara 1 pada kategori Poster Publik Kesehatan dalam ajang Pharmaceutical Competition of Jember University (POLYMER) 2025, yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Farmasi Universitas Jember pada akhir Agustus 2025.
Prestasi ini sangat membanggakan karena POLYMER merupakan kompetisi tingkat nasional yang diikuti oleh tim-tim terbaik dari perguruan tinggi terkemuka di tanah air. Pada babak final, tim UIN Malang berhasil mengandaskan 9 tim lainnya, termasuk tim dari universitas ternama, seperti Universitas Jember, Universitas Udayana, Universitas Brawijaya, Universitas Pelita Harapan, dan Universitas Surabaya.
Strategi Komunikasi Digital dan Pemanfaatan Herbal
Dalam kompetisi ini, Lufita dan Thoriq memilih bidang poster dengan sub tema “Pemanfaatan bahan alam dalam strategi pencegahan dan terapi penyakit pernafasan”. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Menurut Lufita, mereka ingin memanfaatkan era digital untuk edukasi dan promosi kesehatan yang lebih efektif.
“Kami melihat saat ini bentuk edukasi, promosi, dan sosialisasi lebih mudah disampaikan melalui media digital,” kata Lufita. “Selain itu, kami ingin meningkatkan literasi digital masyarakat tentang pola hidup sehat dengan pemanfaatan tanaman herbal yang lebih aman, murah, dan minim efek samping,” tambahnya.
Thoriq menambahkan bahwa timnya fokus pada pemanfaatan rimpang, karena jenis tanaman ini mudah didapatkan, bahkan bisa ditanam sendiri oleh masyarakat. “Dengan begitu, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk pengobatan,” jelasnya.
Kunci Kemenangan: Cara Penyampaian Unik dan Informatif
Dalam presentasinya, tim UIN Malang menyoroti berbagai informasi penting terkait penyakit pernapasan, seperti influenza, gejala, prevalensi, fakta menarik yang jarang diketahui, pola hidup sehat untuk mencegahnya, serta rekomendasi pengolahan rimpang obat.
Menurut Lufita, yang membuat dewan juri tertarik adalah cara penyampaian mereka yang unik, slogan yang mudah diingat, dan penggunaan lagu untuk mendukung proses sosialisasi. Pendekatan kreatif ini membantu masyarakat memahami informasi kesehatan dengan lebih baik dan menyenangkan.
Dosen Pembimbing Bangga, Harapkan Universitas Beri Dukungan Lebih
Keberhasilan Lufita dan Thoriq disambut dengan bangga oleh dosen pembimbing mereka, Meilina Ratna Dianti. “Lufita dan Thoriq merupakan tim yang kompak dan solid. Bahkan, di angkatannya di Prodi Farmasi, dua mahasiswa ini IPK-nya tertinggi. Pertama Lufita IPK 3,75, kedua Thoriq 3,68,” puji Meilina. “Keduanya mahasiswa yang aktif dan kreatif, sangat bersemangat menjajal kemampuannya dengan mengikuti berbagai kompetisi, walaupun terkadang harus memakai uang pribadinya”.
Meilina berharap pihak universitas dapat memberikan apresiasi dan dukungan lebih besar kepada mahasiswa berprestasi yang telah mengharumkan nama baik UIN Malang.
Riwayat Prestasi Gemilang
Sebelum meraih Juara 1 POLYMER 2025, Lufita dan Thoriq juga telah mengoleksi sejumlah prestasi lainnya, di antaranya:
- Juara 2 Lomba Desain Infografis Akuntansi Tingkat Nasional Universitas Dhayana Putra 2023
- Juara 3 National Poster Competition Fakultas Farmasi Universitas Kristen Immanuel 2024, bersama 2 teman lainnya Tio Rizki, Dina Aulia, dan Moch. Satrio.
- Medali Perak (Juara 2) Bali International Science Fair 2025, bersama Ranisa Insyira Khansa.
Prestasi ini menegaskan komitmen mahasiswa UIN Malang untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat “Ulul Albab” yang dijunjung tinggi oleh Universitas.





