MIU Login

Raker UAPM Inovasi sebagai Titik Balik Konsolidasi dan Pembaruan Kinerja

شؤن الطلبة الجامعة – Di tengah dinamika organisasi mahasiswa yang dituntut semakin adaptif dan solutif, ruang-ruang kecil diskusi justru sering menjadi titik lahirnya gagasan besar. Hal itulah yang tampak dalam Rapat Kerja UAPM Inovasi yang digelar pada Minggu, 22 Februari 2026, di Kantor UKM UAPM Inovasi. Dengan melibatkan 10 orang pengurus inti, forum ini tidak sekadar menyusun agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas capaian dan evaluasi kepengurusan periode sebelumnya.

Raker ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memproyeksikan kinerja organisasi secara lebih terarah. Program kerja yang dirumuskan bukanlah daftar kegiatan yang berdiri sendiri, melainkan hasil pembacaan atas berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi sebelumnya. Evaluasi menjadi pijakan utama—mulai dari efektivitas pelaksanaan kegiatan, manajemen internal, hingga pola koordinasi antarpengurus. Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, setiap rancangan program diuji dari segi relevansi, keberlanjutan, dan dampaknya bagi mahasiswa.

Risma, Sekretaris Umum UAPM Inovasi menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjalankan keputusan yang telah disepakati bersama. “Saya harap setelah dirapatkan program kerja ini bisa berjalan sesuai agenda,” ujarnya. Pernyataan tersebut mencerminkan kesadaran bahwa perencanaan hanya akan bermakna jika diiringi komitmen kolektif. Di bawah kepemimpinan Ketua Naufal Zaky Maulana, raker ini diarahkan untuk memperkuat koordinasi internal sekaligus membangun budaya kerja yang lebih sistematis dan terukur.

Secara kelembagaan, Kepala Pusat Kemahasiswaan Universitas menilai bahwa rapat kerja merupakan instrumen penting dalam membangun tata kelola organisasi mahasiswa yang profesional. “Perencanaan yang matang dan berbasis evaluasi menjadi kunci agar organisasi mahasiswa tidak berjalan secara sporadis. Raker adalah momentum untuk memastikan setiap program memiliki arah, indikator capaian, dan relevansi dengan pengembangan kompetensi mahasiswa,” tuturnya. Pandangan ini menegaskan bahwa aktivitas internal UKM sejatinya memiliki implikasi lebih luas terhadap kualitas ekosistem kemahasiswaan di universitas.

Pada akhirnya, Raker UAPM Inovasi bukan hanya tentang menyusun kalender kegiatan, melainkan tentang menegaskan komitmen untuk bertumbuh. Dari ruang sederhana kantor UKM, para pengurus merumuskan arah baru yang lebih reflektif dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Jika konsistensi mampu dijaga, forum kecil ini berpotensi menjadi fondasi transformasi organisasi—membawa UAPM Inovasi tidak sekadar aktif, tetapi juga berdampak dan relevan bagi sivitas akademika di masa mendatang.

Berita Terkait