Kemahasiswaan Universitas – Ratusan pelajar Sekolah Menengah Atas (SLTA) dari berbagai penjuru Tanah Air, dan untuk pertama kalinya dari Malaysia, berkumpul di Aula Gedung C UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada 7 Oktober 2025. Mereka datang untuk satu tujuan: merayakan keindahan bahasa Arab dalam Gebyar Apresiasi Khazanah Araby (GAZA) ke-13. Diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Arab, acara ini menjadi ajang penting untuk menumbuhkan kembali minat dan bakat para pelajar terhadap bahasa Arab yang kaya akan khazanah ilmu pengetahuan.
Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Oktober 2025, bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan minat serta bakat pelajar sekolah menengah di bidang bahasa Arab.
Jadwal Kegiatan Tiga Hari Penuh Tantangan
Rangkaian acara GAZA ke-13 telah disusun dengan beragam kompetisi yang menguji seluruh kecakapan bahasa Arab:
- 7 Oktober:Diawali dengan lomba Khitobah (pidato bahasa Arab) dan Qira’ah al-Syi’r (baca puisi bahasa Arab).
- 8 Oktober:Lomba Kaligrafi, Musabaqah Qira’atil Kutub (baca kitab kuning), dan Ghina Araby (menyanyi bahasa Arab).
- 9 Oktober:Lomba Imathah (cerdas cermat bahasa Arab), Munadzarah (debat bahasa Arab), dan Taqdimul Qishah (mendongeng bahasa Arab). Acara ini akan diakhiri dengan upacara penutupan, pengumuman pemenang, dan penyerahan hadiah.
Motivasi dari Ketua Program Studi
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Ahmad Muballigh, secara langsung membuka acara ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mendalami dan mencintai bahasa Arab. “Kegiatan ini bukan semata ajang kompetisi, tetapi juga ajang silaturahmi bagi para pelajar yang memiliki minat dan bakat di bidang Bahasa Arab,” ujarnya, memotivasi para peserta untuk terus bersemangat.
Wadah Ekspresi Bakat Bahasa Arab
Muhammad Laudza’ul Arobi, Ketua Panitia GAZA ke-13, menjelaskan bahwa GAZA adalah wadah bagi para pelajar untuk mengekspresikan kemampuan dan keterampilan dalam semua maharah (kecakapan) bahasa Arab. “Maharah al-qira’ah (membaca), maharah al-kitabah (menulis), maharah al-istima’ (mendengarkan), dan maharah al-kalam (berbicara) semuanya diuji di sini,” katanya. “Semoga para pelajar semakin bersemangat menggelorakan bahasa Arab.”
Dengan semangat kompetisi dan silaturahmi, GAZA ke-13 diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cakap berbahasa Arab, tetapi juga memiliki rasa cinta yang mendalam terhadap kekayaan khazanah keislaman.





