MIU Login

Perkuat Pembinaan dan Kesiapan Peserta, UIN Malang Matangkan Persiapan OASE PTKIN III

شؤن الطلبة الجامعة — Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang terus mematangkan persiapan menghadapi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (OASE PTKIN) III se-Indonesia. Persiapan diarahkan pada evaluasi capaian sebelumnya, penguatan pembinaan peserta sesuai cabang lomba, serta pemenuhan kebutuhan peserta agar kontingen siap menghadapi kompetisi.

Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pembinaan dan Kebutuhan Peserta OASE PTKIN III yang digelar pada Rabu (7/10/2026) di Ruang Sidang Gedung Sport Center Lantai I. Rapat dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., Kepala Biro AAKK Itha Hidayatus Sholihah, S.Ag., M.M., Kepala Pusat Kemahasiswaan Dr. Romi Faslah, M.Si., Ketua Kontingen OASE Dr. Begum Fauziyah, S.Si., M.Farm., serta Tim Keuangan Biro AAKK, Tim Pusat Kemahasiswaan, dan para penyeleksi serta pembina OASE.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., memberikan arahan terkait pentingnya kesiapan dan koordinasi seluruh pihak dalam mendukung kontingen OASE. Pembinaan peserta perlu dilakukan secara terarah agar mahasiswa memiliki kesiapan yang optimal dalam menghadapi kompetisi.

Selanjutnya, Kepala Biro AAKK, Itha Hidayatus Sholihah, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa capaian pada OASE sebelumnya perlu menjadi bahan evaluasi dalam menentukan langkah pembinaan tahun ini. Mahasiswa yang telah meraih prestasi menjadi salah satu pijakan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian, sementara kekurangan pada pelaksanaan sebelumnya perlu menjadi bahan perbaikan.

“Yang sudah menjadi juara pada pelaksanaan kemarin perlu dijadikan evaluasi untuk OASE tahun ini,” ungkap Itha.

Penguatan pembinaan peserta kemudian menjadi perhatian Kepala Pusat Kemahasiswaan, Dr. Romi Faslah, M.Si. Ia menegaskan bahwa penyeleksi dan pelatih tidak hanya bertugas melakukan seleksi, tetapi juga memiliki peran dalam mendampingi dan membina mahasiswa sejak tahap awal hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

“Penyeleksi atau pelatih ini dipilih tidak hanya menyeleksi, tetapi juga mendampingi serta membina mahasiswa dari awal sampai selesai,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kontingen OASE, Dr. Begum Fauziyah, S.Si., M.Farm., menekankan pentingnya percepatan pemenuhan kebutuhan peserta. Setiap kebutuhan perlu segera disampaikan dan ditindaklanjuti agar tidak menghambat proses pembinaan maupun persiapan menuju kompetisi.

“Kebutuhan setiap peserta harus segera disampaikan dan dimaksimalkan dengan baik,” tegas Dr. Begum.

Melalui rapat tersebut, persiapan kontingen diarahkan pada tiga target utama, yakni mempertahankan dan meningkatkan capaian prestasi OASE sebelumnya, memastikan pembinaan peserta berjalan intensif dan berkelanjutan sesuai cabang lomba, serta menuntaskan kebutuhan peserta sebelum pelaksanaan kompetisi.

Koordinasi antara pimpinan, Biro AAKK, Pusat Kemahasiswaan, tim keuangan, penyeleksi, pembina, dan kontingen akan terus diperkuat untuk memastikan seluruh proses persiapan berjalan terarah. Dengan dukungan dan pembinaan yang optimal, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menargetkan kontingen OASE PTKIN III dapat tampil dengan kesiapan terbaik dan memberikan capaian yang membanggakan bagi almamater.

اترك تعليقاً

لن يتم نشر عنوان بريدك الإلكتروني. الحقول الإلزامية مشار إليها بـ *

Berita Terkait