MIU Login

Pramuka UIN Malang Gelar Fun Camp dan Olfis, Perkuat Solidaritas Anggota di Tengah Dinamika Organisasi

Kemahasiswaan Universitas — Organisasi kemahasiswaan tidak hanya dituntut produktif dalam menjalankan program kerja, tetapi juga mampu menjaga soliditas internal di tengah padatnya aktivitas akademik dan dinamika organisasi. Kesadaran tersebut mendorong UKM Pramuka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan Fun Camp & Olfis sebagai ruang penguatan kebersamaan, kepemimpinan, serta ketangkasan anggota melalui konsep perkemahan yang edukatif dan reflektif.

Kegiatan yang berlangsung pada 14–15 Mei 2026 di Kampus 3 UIN Malang tersebut diikuti sekitar 20 peserta dari anggota Pramuka UIN Malang. Mengusung konsep Perkemahan Ceria, kegiatan dirancang tidak hanya sebagai agenda penyegaran organisasi, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter melalui aktivitas kolaboratif, permainan ketangkasan, serta penguatan nilai-nilai kepramukaan yang berlandaskan Tri Satya dan Dasa Darma.

Di tengah ritme organisasi mahasiswa yang semakin dinamis, kegiatan semacam ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas organisasi dan kesehatan relasi antaranggotanya. Melalui pendekatan yang lebih cair dan partisipatif, peserta diajak membangun komunikasi, kerja sama tim, serta kepedulian terhadap sesama anggota dalam suasana yang lebih akrab.

Koordinator Operasional dan Pendidikan Latihan, M. Mahsa Javier Al Khosyi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar berorientasi pada hiburan atau kegiatan luar ruang semata. Menurutnya, Fun Camp & Olfis menjadi ruang strategis untuk membangun kembali semangat kolektif organisasi yang mulai tergerus rutinitas akademik harian.

“Kegiatan Fun Camp dan Olfis tahun ini dirancang bukan hanya untuk berkemah dan bersenang-senang, tetapi sebagai wadah strategis untuk menguji ketangkasan fisik sekaligus merekatkan kembali kekeluargaan antaranggota setelah disibukkan dengan rutinitas kuliah. Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan yang sangat baik,” ujarnya.

Pembina Gugus Depan Pramuka UIN Malang, Ghufron Hambali, turut menegaskan pentingnya kegiatan pembinaan nonformal dalam menjaga ruh gerakan kepramukaan di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, penguatan karakter dan solidaritas anggota tidak dapat dibangun hanya melalui forum formal organisasi, tetapi juga melalui pengalaman bersama yang menanamkan nilai tanggung jawab dan kerja sama secara langsung.

“Fun Camp dan Olfis penting dilaksanakan agar anggota Pramuka mampu mengamalkan nilai Dasa Darma dalam kehidupan organisasi sekaligus memperkuat solidaritas dan kerja sama dalam setiap kegiatan kepramukaan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, UKM Pramuka UIN Malang berupaya menghadirkan pola pembinaan organisasi yang lebih humanis dan berorientasi pada penguatan kultur kolektif. Pengalaman kebersamaan di ruang informal dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa yang adaptif, tangguh, dan mampu bekerja dalam tim secara efektif.

Bagi Pusat Kemahasiswaan UIN Malang, kegiatan penguatan solidaritas seperti ini menjadi bagian dari proses pembentukan ekosistem organisasi mahasiswa yang sehat dan berkelanjutan. Organisasi tidak hanya dipandang sebagai ruang administrasi program kerja, tetapi juga sebagai laboratorium sosial untuk membangun kepemimpinan, komunikasi, serta budaya kolaboratif di kalangan mahasiswa.

 

اترك تعليقاً

لن يتم نشر عنوان بريدك الإلكتروني. الحقول الإلزامية مشار إليها بـ *

Berita Terkait