شؤن الطلبة الجامعة – UKM UNIOR UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan olahraga mahasiswa melalui kegiatan Latihan Rutin Tenis Meja yang dilaksanakan pada Kamis, 19 Februari 2025 pukul 16.00 WIB di Sport Center UIN Malang. Kegiatan ini diikuti oleh 15 anggota aktif cabang tenis meja sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan.
Latihan rutin ini diselenggarakan sebagai sarana pengembangan potensi anggota, baik dari segi teknik dasar, strategi permainan, maupun ketahanan fisik. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun disiplin, konsentrasi, serta koordinasi antaranggota. Menariknya, latihan awal dilaksanakan dalam suasana berpuasa sehingga intensitasnya disesuaikan agar tetap efektif tanpa membebani kondisi fisik peserta. Fokus latihan diarahkan pada penguatan teknik dasar dan footwork ringan dengan intensitas sedang.
Pelaksanaan latihan berlangsung secara terjadwal setiap Senin, Selasa, dan Kamis. Pola latihan yang konsisten ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus membentuk mental bertanding yang matang. Ketua Umum UKM UNIOR, Salsabila Tiara Putri, menyampaikan bahwa pembinaan tenis meja menjadi bagian dari upaya mencetak atlet yang siap berkompetisi di tingkat kampus maupun luar kampus.
Surya Adi Nugraha selaku Ketua Cabang Tenis Meja menegaskan pentingnya konsistensi dalam latihan. “Melalui latihan rutin ini, anggota diharapkan mampu meningkatkan pemahaman teknik dan strategi permainan tenis meja sekaligus membangun fokus dan konsistensi. Meskipun latihan awal dilaksanakan saat berpuasa, intensitasnya kami sesuaikan agar tidak terlalu berat namun tetap efektif dalam meningkatkan kemampuan. Konsistensi latihan menjadi kunci agar UKM UNIOR siap menghadapi berbagai ajang pertandingan dengan mental dan fisik yang matang,” ujarnya.
Sebagai penutup reflektif, Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Romi Faslah memberikan apresiasi atas komitmen UKM UNIOR dalam menjaga pembinaan olahraga mahasiswa. Ia menegaskan bahwa kegiatan olahraga yang terstruktur tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta sportivitas mahasiswa sebagai bagian dari penguatan soft skills di lingkungan kampus.





