شؤن الطلبة الجامعة – Keberhasilan gemilang kembali ditorehkan UKM Taekwondo UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada hari kedua ajang Brawijaya Student Taekwondo Championship (BSTC) 2026 yang berlangsung pada Minggu, 15 Februari 2026 di GOR Pertamina Universitas Brawijaya. Dari total 526 peserta yang ambil bagian dalam kejuaraan prestisius tersebut, kontingen UIN Maliki yang mengirimkan 19 atlet tampil impresif, khususnya pada kategori Kyorugi Festival.
Kejuaraan BSTC dikenal sebagai ajang kompetitif yang mempertemukan ratusan atlet mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan. Partisipasi UKM Taekwondo UIN Maliki bukan sekadar mengejar podium, melainkan sebagai implementasi nyata dari latihan rutin yang disiplin dan terstruktur. Kompetisi ini menjadi sarana evaluasi pembinaan atlet secara berkelanjutan sekaligus penguatan mental bertanding di level regional.
Memasuki hari kedua, atmosfer pertandingan semakin intens. Fokus laga tertuju pada kategori Kyorugi Festival, di mana delapan atlet terbaik UIN Maliki diturunkan untuk bertanding di atas matras. Persaingan berlangsung ketat, namun para atlet mampu menunjukkan teknik yang matang, strategi yang terukur, serta daya tahan fisik yang prima. Hasilnya pun membanggakan: empat medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu berhasil diamankan.
Sabeumnim Benny Hari Santoso selaku pelatih memberikan apresiasi sekaligus pesan reflektif kepada para atlet. “Kita boleh ber-euforia, namun ini adalah langkah awal dari jalan panjang untuk menjadi atlet berprestasi. Semangat harus terus ditingkatkan dan kemampuan harus terus diasah. Sebagaimana pisau yang jarang dipakai akan sulit digunakan,” tegasnya. Ketua UKM Taekwondo UIN Maliki Malang, Pandhu Syach Aryanto, turut menyampaikan rasa bangga atas perjuangan para atlet dan berharap tren positif ini berlanjut hingga akhir kejuaraan.
Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. H. Romi Faslah, M.Si., juga memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi olahraga merupakan bagian dari pembinaan karakter mahasiswa. “Prestasi ini membuktikan bahwa latihan yang konsisten dan pembinaan yang terarah akan menghasilkan capaian yang nyata. Kami berharap UKM Taekwondo terus menjaga semangat juang, sportivitas, dan membawa nama baik UIN Maliki Malang di berbagai ajang kompetisi,” ujarnya.
Capaian delapan medali di hari kedua ini semakin mempertegas posisi UKM Taekwondo UIN Maliki Malang sebagai salah satu kekuatan yang diperhitungkan di kancah olahraga bela diri tingkat perguruan tinggi. Lebih dari sekadar medali, keberhasilan ini menjadi bukti sinergi antara latihan rutin, manajemen organisasi, serta dukungan kampus dalam mendorong mahasiswa berprestasi secara akademik maupun non-akademik.





