Kemahasiswaan Universitas – Prestasi gemilang kembali ditorehkan kontingen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dengan meraih Juara 1 dengan medali emas pada cabang Inovasi Media Pembelajaran. Capaian ini menjadi bukti konsistensi tim UIN Malang dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang kreatif, aplikatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Sejak babak penyisihan, tim UIN Malang mampu mempertahankan perolehan nilai hingga melaju ke babak grand final. Dari 10 tim terbaik yang berhasil lolos ke babak penentuan, UIN Malang tetap menunjukkan performa unggul dan mampu mempertahankan posisinya hingga akhir kompetisi.
Dalam kompetisi tersebut, tim UIN Malang menghadirkan sebuah aplikasi media pembelajaran untuk mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs). Aplikasi ini dikembangkan sebagai inovasi pembelajaran yang diharapkan dapat membuat proses belajar SKI menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Keunggulan inovasi tersebut mendapat perhatian positif dari empat orang juri. Tim UIN Malang dinilai mampu mempresentasikan produk dengan baik serta menunjukkan penguasaan yang kuat terhadap inovasi yang dikembangkan. Pada sesi tanya jawab, seluruh pertanyaan dari para juri berhasil dijawab secara tegas dan meyakinkan.
Tidak hanya unggul dalam konsep, aplikasi yang dikembangkan tim UIN Malang juga telah melalui uji coba secara langsung di MTs KH Hasyim Asy’ari Malang. Pengalaman implementasi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa inovasi yang dibawa tidak sekadar menjadi gagasan kompetisi, tetapi telah diuji untuk digunakan dalam konteks pembelajaran nyata.
Konsistensi nilai sejak penyisihan, keunggulan di antara 10 finalis, kualitas inovasi, serta kesiapan tim dalam menghadapi penjurian akhirnya mengantarkan UIN Malang ke posisi tertinggi. Medali emas dan Juara 1 cabang Inovasi Media Pembelajaran pun berhasil diraih, sekaligus mempertegas kiprah UIN Malang dalam menghadirkan inovasi pendidikan berbasis teknologi.





