MIU Login

Ratusan Mahasiswa Farmasi UIN Malang Pelajari Praktik Industri melalui Pharmaceutical Student Excursions

Kemahasiswaan Universitas — Sebanyak 273 mahasiswa Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama 12 dosen pendamping mengikuti Pharmaceutical Student Excursions (PSE) pada Selasa (30/6/2026). Kunjungan yang digagas HMPS Farmasi Habbatussauda’ ini membawa peserta mengenal proses industri kefarmasian secara langsung di PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Agrotelo Indonesia, dan PT Victoria Care Indonesia Tbk.

Di tengah pesatnya perkembangan industri kesehatan, mahasiswa dituntut memahami dunia kerja sejak masih menempuh pendidikan. Karena itu, PSE tidak hanya menjadi agenda kunjungan industri, tetapi juga ruang belajar untuk melihat bagaimana ilmu kefarmasian diterapkan dalam proses produksi, pengendalian mutu, hingga manajemen perusahaan.

Sejak pagi, peserta mengunjungi tiga perusahaan dengan karakteristik industri yang berbeda. Mereka memperoleh penjelasan mengenai tahapan produksi, penerapan standar mutu, sistem distribusi, hingga pengelolaan bahan baku. Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan mahasiswa untuk berdialog langsung dengan para praktisi mengenai tantangan dan perkembangan industri farmasi nasional.

Selain memperkaya wawasan akademik, kunjungan ini membuka gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Mahasiswa diajak memahami bahwa profesi apoteker dan tenaga kefarmasian tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam pengembangan industri berbasis riset, inovasi, dan jaminan mutu produk.

Sekretaris Program Studi Sarjana Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. apt. Yen Yen Ari Indra Wijaya, M.Farm. Klin., menilai pengalaman belajar langsung di industri menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan karier profesional.

“Pharmaceutical Student Excursions menjadi momentum bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung implementasi ilmu kefarmasian di dunia industri. Kami berharap seluruh mahasiswa mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dari para praktisi, memahami standar industri, serta mempersiapkan diri menjadi lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Ketua HMPS Farmasi Habbatussauda’, Reza Ahmad Al Hajj, berharap PSE dapat terus menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri. Hubungan yang terbangun melalui kegiatan ini diharapkan membuka peluang kolaborasi, mulai dari program magang, penelitian, hingga pengembangan kompetensi mahasiswa di masa mendatang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait