Kemahasiswaan Universitas – Pagi di halaman Sport Center UIN Malang tidak hanya diisi barisan rapi dan komando upacara, tetapi juga menghadirkan suasana reflektif tentang makna pendidikan. Di tengah kesederhanaan formasi, terselip pesan bahwa pendidikan bukan sekadar ruang belajar, melainkan proses panjang pembentukan karakter dan tanggung jawab.
Momentum tersebut dihadirkan oleh UKM Pramuka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui kegiatan Upacara Hari Pendidikan Nasional sekaligus Penyematan Brivet pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 15 anggota Pramuka sebagai bentuk partisipasi aktif dalam memperingati Hardiknas sekaligus penguatan nilai-nilai kepramukaan di lingkungan kampus.
Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat sejak pagi hari. Tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan pendidikan, kegiatan ini juga menjadi ruang internalisasi nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat belajar yang berkelanjutan bagi setiap anggota.
Dalam rangkaian upacara tersebut, dilaksanakan pula prosesi penyematan brivet kepada anggota yang telah menyelesaikan penempuhan. Penyematan dilakukan secara simbolis oleh pembina upacara sebagai bentuk apresiasi atas usaha, konsistensi, serta komitmen anggota dalam mengikuti setiap tahapan pembinaan yang telah ditentukan.
Pembina Satuan, Ulfatun Na’imah, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar seremoni. “Upacara Hari Pendidikan Nasional tidak hanya diperingati sebagai seremonial semata, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa agar terus meningkatkan kualitas pendidikannya. Melalui peringatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran akan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter, memperluas wawasan, serta menciptakan generasi yang unggul,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda kebersamaan sekaligus dokumentasi perjalanan organisasi. Melalui peringatan ini, UKM Pramuka UIN Malang menegaskan bahwa pendidikan sejatinya adalah proses berkelanjutan—tidak hanya mengasah intelektual, tetapi juga membangun integritas, ketangguhan, dan kesiapan berkontribusi bagi masyarakat.





