MIU Login

MAPALA Tursina Gelar Sekolah Riset dan Ekspedisi 2026 Bangun Fondasi Ilmiah dan Publikasi Organisasi

Kemahasiswaan Universitas – MAPALA Tursina UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Sekolah Riset dan Ekspedisi (Hari Pertama) pada Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 08.30 WIB hingga selesai di Sekretariat MAPALA Tursina. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta dan menjadi bagian dari program peningkatan kapasitas anggota dalam bidang riset serta pelaporan kegiatan ekspedisi. Ketua Umum MAPALA Tursina, Thoriq Assiroj Budiman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya anggota.

Sekolah Riset dan Ekspedisi dirancang sebagai wadah pembekalan metodologis dan jurnalistik yang relevan dengan karakter organisasi pecinta alam. Pada hari pertama, fokus kegiatan diarahkan pada penguatan pemahaman metodologi penelitian lapangan serta teknik penulisan berita kegiatan sebagai fondasi ilmiah dan publikasi aktivitas organisasi.

Materi pertama tentang Metodologi Penelitian disampaikan oleh Hamada Syahrul Ghufron. Ia memaparkan dasar-dasar penelitian lapangan, mulai dari perumusan masalah, teknik pengumpulan data, hingga penyusunan kerangka penelitian yang aplikatif dalam kegiatan ekspedisi. Dalam pemaparannya, ia menegaskan, “Tujuan utama pendidikan bukan pengetahuan, melainkan tindakan. Pendidikan tanpa penerapan hanyalah hiburan.” Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa ilmu harus diimplementasikan secara nyata dalam aktivitas organisasi.

Materi kedua mengenai Jurnalistik disampaikan oleh Mukhammad Mahmidan Fatansyah. Ia menjelaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan penyampai informasi yang benar kepada publik. “Kenapa kita harus belajar mengenai jurnalistik? Karena tidak lepas dari mahasiswa yang memiliki peran salah satunya sebagai penyampai informasi kebenaran, bukan hanya dari bidang penelitian, akan tetapi juga bisa dari bidang jurnalistik,” ujarnya. Materi ini membahas teknik penulisan berita, struktur penulisan yang baik dan benar, serta etika jurnalistik dalam mendokumentasikan aktivitas organisasi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab, sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih mendalam. Tujuan pelaksanaan hari pertama ini antara lain memberikan pemahaman dasar metodologi penelitian lapangan, meningkatkan kemampuan menyusun laporan dan berita kegiatan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran mahasiswa dalam menyampaikan informasi yang benar dan bertanggung jawab.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas organisasi mahasiswa, Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Romi Faslah menyampaikan apresiasinya atas inisiatif MAPALA Tursina. Ia menegaskan bahwa kegiatan berbasis riset dan literasi seperti ini sejalan dengan semangat akademik kampus. “Organisasi mahasiswa tidak hanya menjadi ruang aktivitas lapangan, tetapi juga ruang pembelajaran ilmiah. Ketika ekspedisi dibarengi dengan riset dan publikasi yang baik, maka kontribusinya terhadap kampus dan masyarakat akan jauh lebih berdampak,” ungkapnya.

Berita Terkait