Kemahasiswaan Universitas – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dengan bangga hati mendukung sepenuhnya mahasiswa penghafal Al-Qur’an. Selama dua hari, 7—8 Oktober 2025, digelar di kampus hijau ini seleksi Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an Tahun 2025 dengan animo peserta yang melonjak signifikan.
Sebanyak 368 mahasiswa tercatat sebagai peserta seleksi, meningkat 10% dari tahun sebelumnya yang hanya diikuti 331 peserta. Peningkatan ini menjadi indikator bahwa semangat para mahasiswa untuk berprestasi di bidang akademik sekaligus memperdalam hafalan Al-Qur’an terus tumbuh subur di lingkungan kampus.
Seleksi berlangsung di dua lokasi berbeda, yaitu di Kantor Hai’ah Tahfizh Al-Qur’an (HTQ) Kampus I dan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Kampus III. Para peserta adalah mahasiswa aktif semester 1 hingga 7 yang telah memenuhi persyaratan ketat, termasuk memiliki hafalan minimal 5 juz dan Indeks Prestasi (IP) minimal 3,00.
Ketua Tim Pokja Kemahasiswaan sekaligus Ketua Panitia Seleksi, Romi Faslah, mengungkapkan kebanggaannya atas tingginya partisipasi mahasiswa. “Alhamdulillah, setiap tahun ada peningkatan animo mahasiswa untuk menghafal Al-Qur’an. Termasuk yang mengikuti seleksi Beasiswa Tahfidz tahun ini meningkat 10 persen,” ujar Romi. “Kami berharap ke depan kuota penerima beasiswa bisa ditingkatkan agar semakin banyak penghafal Al-Qur’an yang terbantu studinya di kampus ini,” tambahnya.
Sebanyak 10 orang penguji terlibat dalam proses seleksi ini, menilai hafalan peserta dari tiga aspek utama:
- Itmamul ayat: kemampuan menyempurnakan bacaan penguji.
- Tajwid: ketepatan bacaan.
- Fashahah: kefasihan bacaan.
Hasil seleksi akan diumumkan pada 10 Oktober 2025, dan bisa diakses melalui website resmi kemahasiswaan UIN Malang di http://kemahasiswaan.uin-malang.ac.id
Lebih lanjut, Romi Faslah menambahkan bahwa saat ini UIN Malang memiliki total 2.674 mahasiswa yang aktif mengikuti pembinaan hafalan Al-Qur’an di HTQ. Jumlah ini belum termasuk ribuan mahasiswa lainnya yang menjalani pembinaan di luar kampus, seperti pondok pesantren atau rumah-rumah tahfidz. Hal ini menunjukkan UIN Malang merupakan salah satu kampus yang menjadi sentra bagi para penghafal Al-Qur’an.





