Dua Tim Voli UIN Maliki Juarai Ma Chung Olympiad 2018

Dunia olah raga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali bergairah. Pasalnya, dua tim voli kampus Ulul Albab ini berhasil menjuarai Ma Chung Olympiad tahun 2018. Tim Voli Putra berhasil meraih gelar juara 1 setelah menundukkan tim voli putra Universitas Brawijaya dengan skor 3-0 (Senin, 23/04). Pada event yang sama, tim Voli Putri juga berhasil menyabet juara 3 setelah mengalahkan tim voli putri Universitas Brawijaya pada hari sebelumnya.

Menurut Pipin, kapten tim voli putra, mengatakan bahwa perjuangan merebut juara 1 tidakah mudah. Setelah sempat down pada babak sebelumnya, akhirnya tim mampu bangkit dan mendominasi permainan pada babak final. Mahasiswa jurusan Manajemen semester 6 ini juga menambahkan bahwa tim voli putra telah mempersiapkan kompetisi ini selama tiga bulan dengan pemusatan latihan secara intensif. Kemenangan ini sekaligus menjadi pemuas dahaga setelah dua tahun sebelumnya puasa gelar di event bergengsi tersebut.

Senada dengan kapten tim, Suwandi, pelatih voli UKM olah raga ini membenarkan bahwa usaha tim cukup maksimal untuk persiapan olimpiade yang berlangsung selama 10 hari ini, yaitu mulai tanggal 14 hingga 23 April. Hal tersebut dapat dilihat dari kedisiplinan dan keseriusan tim saat latihan. Pelatih yang pernah memperkuat tim voli Jawa Timur ini juga yakin bahwa kemampuan tim masih dapat ditingkatkan termasuk tim voli putri.

Sedangkan pada cabang voli putri, tim putri UIN Maliki terpaksa harus puas dengan raihan juara seperti tahun sebelumnya. Viola, salah satu pemain tim voli putri, mengungkapkan sedikit kekecewaannya karena gagal melaju ke babak final. Meski demikian, ia dan timnya bersyukur mendapatkan lawan yang tangguh di gelaran bergengsi ini. “Laga kali ini adalah pelajaran yang sangat berharga buat tim. Kami yakin dan optimis kami akan mampu tampil lebih baik lagi pada event-event berikutnya” ujarnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Romi Faslah, pembina UKM UNIOR membeberkan bahwa rata-rata mahasiswa voli mempunyai mental yang baik dalam bertanding. “Kemenangan ini menjadi modal yang sangat penting bagi perlombaan-perlombaan berikutnya, seperti IPPBMM dan PIONIR nanti ”, terangnya. (et)