Job Fair dan Tracer Alumni 2018

Dua hari ini Rabu-Kamis(11-12 April 2018), Kemahasiswaan dan Alumni bekerjasama dengan panitia HUT UIN yang ke-14 menyelenggarakan Job Fair 2018. Kegiatan ini didedikasikan untuk memberikan layanan khususnya kepada alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang belum mendapatkan pekerjaan, atau yang ingin beralih pekerjaan yang lebih layak. Tidak hanya untuk alumni UIN Malng, Job Fair ini juga disediakan untuk alumni PT lain atau siapapun yang ingin mendapatkan pekerjaan.  Ini adalah bentuk tanggung jawab moral Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kepada para alumni nya secara khusus dan kepada masyarakat secara umum.

Dalam usianya yang memasuki tahun keempat belas ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memiliki komitmen ingin memberikan sesuatu yang berdampak langsung dan nyata bagi masyarakat. Karena itu dalam HUT yang ke-14 ini mengangkat tema: “14 Tahun UIN Malang berkarya dan Mengabdi untuk Negeri.” Sesungguhnya program UIN mengabdi ini tidak hanya saat HUT saja, tetapi sudah dilakukan secara massif dan berkelanjutan, baik dalam bentuk sederhata seperti pemberian Sembako dan Santunan Fakir Miskin yang dimotori langsung oleh Rektor di bawah koordinasi LP2M maupun Elzawa. Atau dalam bentuk program pengabdian kepada masyarakat seperti yang sedang dikembangkan oleh LP2M melalui program UIN Mengabdi. Sampai pada program yang sering dilakukan oleh mahasiswa melalui organisasi kemahasiswaan, seperti bakti social yang sering dilakukan oleh UKM-UKM dan organisasi mahasiswa intra kampus lainnya.

Dalam Job Fair ini, panitia bekerja sama dengan sebuah event organizer yang berpengalaman dalam dalam Job Fair atau Bursa Kerja dengan mengajak beberapa perusahaan besar dan kecil untuk bersama-sama memberikan layanan kepada para lulusan untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan yang sesuai dengan bidangnya. Bagi perusahaan sendiri event seperti ini menjadi ajang untuk mendapatkan tenaga-tenaga yang sesuai dengan spesifikasi tugas yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

Bagi universitas sendiri, kegiatan ini sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi jurusan-jurusan yang ada di universitas yang telah dibuka. Apakah masih dibutuhkan oleh stakeholder atau sudah tidak dibutuhkan lagi. Kalau masih dibutuhkan maka eksistensi jurusan itu masih diperlukan. Tetapi apabila sudah tidak dibutuhkan lagi, maka mau tidak mau universitas harus menutup jurusan itu dan membuka jurusan yang dibutuhkan stakeholder.

Karena itu juga dalam waktu dekat bagian kemahasiswaan dan alumni akan me-lounching program Tracer Alumni. Paling lambat saat Temu Alumni yang rencananya akan digelar pada 21 Juli 2018, bersamaan dengan hari jadi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang program Tracer Alumni yang berbasis online harus sudah jalan. Semoga Job Fair yang dua hari ini sedang berlangsung berjalan lancer, dan Tracer Alumni bisa segera di lounching.